TUNGGU ANAKMU PULANG
TUNGGU ANAKMU PULANG
Oleh. Thanil Abu
#Tagur Siana ke - 180
Lelah kini hati mendamba sunyi
Bungkam sudah mulut mengucap
Genangan air mata berkalung sepi
Rindu menyapa di bangsal terlelap
***
Ayah....Ibu
Wajahmu setiap waktu menerawang dalam kalbu
Gemuruh suara lirih pengingat digenderang telinga
Seolah menyampaikan pesan mesra ingin bertemu
Namun pupus dalam perpisahan jarak nan jauh
***
Ayah... Ibu
Maafkan anakmu yang belum sempat bertemu
Mengulur tangan dalam jabat memohon maaf
Segudang rindu tertampung dalam lara pejuang
Doakan anakmu selalu sehat membela Negara
***
Kakak.... Adik
Relakan perpisahan ini diutai kasih sayang
Jemari kaku di pentungan senjata kebersamaan
Walau waktu tak menjawab teka teki jiwa lara
Berbenah diri dalam foto kenangan yang buram
***
Ayah... ibu
Malam tidurku terbayang raut wajahmu
Tersenyum membelai kasih sepanjang nafasku
Doakan aku selamat dalam borondong peluru
Harapkan aku dalam jumpa selongsong mesiu
Agar dekapan kita secepat bertemu
***
Ayah... Ibu
Negeri ini adalah amanat yang kau titipkan padaku
Yang terus dijaga walau nafas terpisah dari raga
Anakmu pengabdi bangsa menuntaskan penghalang
Langkah tak henti sampai gugur di medan juang
***
Ayah.....Ibu
Tunggu kepulangan anakmu
Untai senyumku disudut netramu
Bening berderai dikeriput pipimu
Mimpikan aku di setiap tidurmu
#parigimoutong#
#thanilabu#
#010721#
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan