JELAGA MALAM MEMBISU DIRI
JELAGA MALAM MEMBISU DIRI
Oleh. Thanil. Abu
#Tagur siana ke - 218
Hati ini remah terasa menghujam kalbu
Sakit tanpa menghamba belas kasih
Redamkan sunyi di suara hati menggebu
Geramkan damba walau asa di raut sedih
***
Sunyi mengembara di lara yang tak menentu
Berbagi cinta tak ada seorangpun mau peduli
Bayang menghias netra yang tak menyatu
Meleburkan jelaga di kebisuan yang tersakiti
***
Kini diam dalam seribu luka yang terpendam
Nyaris tersabit oleh sembilu bermiang duri
Merapalkan kalimat disudut baca yang buram
Kata mengeja menyulam alarm rindu sendiri
***
Bias purnama diselah ranting mulai pudar
Merambah sinar tanpa ada bayang merona
Pupus sudah tertelan angan yang tak berpendar
Bingkai kasih membisu, meredup dan merana
#parigimoutong#
#thanilabu#
#080821#
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan