KEMILAU CAHAYA NEGERI
KEMILAU CAHAYA NEGERI
Oleh. Thanil. Abu
#Tagur siana ke - 248
Lembayung baru saja menampakan dirinya
Seolah menyambut Bagaskara menyinari pagi
Dalam relung kalbu sinar merambah hati
Menyelimuti impian di kasih yang berkasih
***
Langkah mulai menuruni tangga pengharapan
Menjiwai rona pada salam ibu persada negeri
Gerai menyatu mengiringi niat suci pengembara
Berdil di pundak menghantarkan rasa kemenangan
***
Cinta pada Negeri menghujamkan kalbu di sudut netra
Takkan terbiarkan seonggok mencerca keabadian
Pilu hati meratapi para penghianat bangsa dan negara
Bertebaran benci di ladang duka nestapa yang menimpa
***
Rampas mereka yang hanya dapat mencoreng belas jasa
Rapuhkan mereka yang hanya mendamba segala duka
Sirnakan mereka yang hanya bercoloteh tentang pengabdian
Tebas mereka yang hanya mengolok rindu di puja
***
Tak lagi menghormati jasa dari pembebas dunia
Tak lagi menghargai nyawa pejuang kemerdekaan
Tertawa dalam luka yang menjadi pilu dendam
Karena hati nurani telah mati tertumpuk rasa benci.
#parigimoutong#
#thanilabu#
#070921#
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan