BARAK BERDARAH
BARAK BERDARAH
Oleh. Thanil. Abu
#Tagur siana ke - 277
Di kala itu, setahun yang lalu
Kenangan indah di barak itu
Bersama nekat bergerak maju
Tetesan darah merah membeku
***
Di barak itu, mengenang kisah
Bersama selaksa peristiwa duka
Derai tangis air netra membasah
Nyali hilang terhunus pedang luka
***
Suara meriam bersahut menyambar
Memekikkan telinga hingga tuli terasa
Memasang pasrah bertarung nyawa
Asalkan nusa terhindar dari pecundang
***
Merdeka !
Hanya satu kata terucap
Bersama sumpah janji yang setia
Selaraskan jiwa di bumi hati tertambat
Agar menjadi negeri damai sentosa
***
Di barak itu, peluh bercucuran deras
Tak lagi terhapus oleh tangan kesetiaan
Terbujur kaku berjuntai harapan bangga
Di sebuah misi tuntutan ikrar perjuangan
#parigimoutong#
#thanilabu#
#061021#
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan