DERITA PAHLAWAN REVOLUSI
Oleh. Thanil. Abu
#Tagur siana ke - 272
Detik subuh suara azan mengalun
Sayup terdengar langkah menuju
Mencari mereka tak mengampun
Dengan kekejaman di derai pilu
***
Bak seorang nakhoda memutar Jantra
Kemana arah komando gemuruh jitu terpacu
Hilang rasa cinta dan sayang di runtun waktu
Menyantap jendral di gulatan malam memburu
***
Kejam dan sadis merampas nyawamu jendral
Bagaikan seekor serigala menyatap mangsanya
Tanpa ada sedikit rasa peri kemanusiaan
Dalam kebebasan mengharap keadilan
***
Jiwa kesatria mu menjadikan wahana Negeri
Berdiri tegak di atas dasar Pancasila sakti
Walau tubuh dan nyawamu terlepas pergi
Kau tetap setia menjunjung amanah ini
***
Siksa terbantai di tubuh yang gagah dan kekar
Mencabik-cabik jiwa yang tak berdosa
Hasutan dan gertakan suara membara
Diborondong peluruh tubuhmu melayang
***
Pergilah Kesuma bangsa sejati
Biarkan tubuhmu terkubur sunyi
Dalam kenangan kekejaman diri
Bersama cinta dan doa yang suci
***
Sumur tua yang telah menjadi saksi
Pembuangan jasadmu yang penuh misteri
Lubang buaya kini nama indah terpatri
Dalam doa engkau pahlawan revolusi sejati.
#parigimoutong#
#thanilabu#
#011021#
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan