KEPUL ASAP DI LEMBAH DUKA
KEPUL ASAP DI LEMBAH
Oleh. Thanil. Abu
#Tagur siana ke - 289
Nanar netra terpandang awas
Berabet sinar pancar membias
Tersengau redup dititik tak waras
Jemu rentak berkalung bebas
***
Jemari kini menari di lubuk pilu
Mengais harapan yang tak tentu
Bersama hati membalut janji semu
Karena hadir tak lagi menjadi satu
***
Derai kasih tak lagi seperti dulu
Bahagia tertelan asap mengepul
Mengurai halimun di senja berlalu
Cinta bersulam onak mengabul
***
Selamat jalan sang rindu dendam
Batas cakrawala nafas tenggelam
Duka menjemput pergantian malam
Di benteng kasih jasadmu terpendam
***
Pusara menyapa diam membisu
Di atas tanah merah berumput
Tegak dan diam nisan berdebu
Duka merana mencabik terangut
#parigimoutong#
#thanilabu#
#181021#
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan