KETIKA RINAI BERLALU
KETIKA RINAI BERLALU
Oleh. Thanil. Abu
#Tagur siana ke - 275
Kuucapkan seuntai puisi lara
Yang dapat menyibakkan rasa
Dialun jiwa kasih bermesra asa
Dalam syair nyanyian bergelora
***
Hati riang membayang nyata
Berkasih puja menjemput lara
Derai tawa di penantian Sukma
Kembali bertemu dalam cuka cita
***
Kudatang dalam ruang sejumput bahagia
Dari petualang sewindu perjuangan
Rindu berjemari di ruang lengan hampa
Pada bunda Pertiwi bersulam kenangan
***
Baktiku tunai dalam genggaman cinta
Di atas bumi persada tubuh kutambatkan
Berkilau cahaya membiaskan purnama
Seribu janji di batas selimut pengorbanan
***
Biarkan tubuh ini terkoyak oleh rasa bangga
Mengalir ketika rintik rinai berlalu menyapa
Membasahi tubuh bergelimang air mata
Berbilas sumpah di persada Nusantara
#parigimoutong#
#thanilabu#
#041021#
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan