KETIKA SENJATA BERDENTUM
KETIKA SENJATA BERDENTUM
Oleh. Thanil. Abu
#Tagur siana ke - 273
Senja terkulai di garis batas kota
Manja berhias meronakan sedih
Membias dalam gumpalan jiwa
Sabda berhasrat di luka bernanah
***
Dentuman senjata pekik terdengar
Menggeleggar di bumi berduka cita
Menyambar nyawa yang tak berdosa
Terkapar tubuh dengan darah memerah
***
Peluruh bernyanyi dalam kelam yang sunyi
Berirama perjuangan mengalunkan melodi
Derai tangis menghantar kepergiannya kini
Selama bumi menjadikan buayan saksi
***
Langkah terseok dengan telanjang dada
Kerdilkan ingatan mencapai tujuan utama
Tak cukup satu sandaran membalut rasa
Diam terpaku mengharapkan sejuta cinta
#parigimoutong#
#thanilabu#
#021021#
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan