HUSTANIL ABU, S.Pd.

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

MENGGAPAI ASA DALAM LITERASI GURUSIANA

MENGGAPAI ASA DALAM LITERASI GURUSIANAM

Lomba Bulan Januari 2022

Oleh. Thanil. Abu

#Tagur siana ke - 372 hari ke - 7

Harapan yang kita impikan merupakan suatu gejolak jiwa yang selalu berkecamuk untuk menggapai suatu kenyataan. Namun terkadang, bukan hal yang mudah seperti membalikan telapak tangan untuk mewujudkannya, apalagi kalau kita suka mengharap yang tinggi-tinggi. Ya, sebetulnya ya sah-sah saja asalkan di barengi dengan usaha serta kemampuan untuk melakukannya. Supaya biar jatuhnyua tidak terlalu sakit, ya seperti itu yang banyak dirasakan oleh sahabat gurusiana yang terkutak katik dan pergi pulangdalam alunan melodi remidial.

Siapapun mereka berhak untuk menggantungkan harapan, termasuk penulis, hehe. Sabda alam mengatakan " Gantungkan cita-citamu setinggi bintang di langit" nah slogan ini memacu adrenalin penulis untuk berkiprah dalam kibaran bendera literasi gurusiana . Dimana menciptakan harapan yang sesungguhnya harus ada kemauan dan ketrampilan untuk mewujudkan apa yang kita inginkan. Bahkan dalam proses tersebut, kita sudah pasti akan menemui berbagai macam kendala, baik menurunnya semangat atau kesulitan berimajinasi untuk menuangkan ide yang kita dapatkan yang akhirnya terjadi suatu kegagalan. Namun yang penting kita harus optimis apa yang kita lakukan bisa tercapai. Mencoba suatu yang belum pernah kita lakukan akan menjadi bumerang bagi diri sendiri. Penulis memegang teguh prinsip " mengapa tidak mencoba, sedang mencoba tidak mengapa."

Alhamdulillahh, selama penulis diperkenalkan dengan si Ana semangat untuk berliterasi lebih terpacu dan menyenangkan serta mengasikkan, sambil belajar dengan para saudaraku dan gurusianer yang hebat yang saling skss dan saling bersilaturahmi melalui komentar. Jika impian atau ide kita hanya dibiarkan singgah dalam pikiran saja, sudah pasti akan mudah terlupakan. Bila ide tersebut kita tulis, maka kita dapat menentukan tujuan dari impian kita tersebut. Kemudian selanjutnya kita menentukan langkah-langkah yang dapat kita lakukan untuk mewujudkannya.

Bila sudah berhasil dituliskan dan menentukan setiap tujuan dari impian kita, selanjutnya adalah menentpukan harapan mana yang ingin kita capai dalam merancang suatu ide yang kita gagas. Selai itu kita juga harus ada plening dan focus untuk menentukan tolak ukur dalam pencapaian suatu gagasan yang kita rancang. Kemudian selanjutya menentukan gagasan yang manal kita prioritaskan untuk dituangkan dalam imajinasi literasi tersebut. Bila kita ambisius semua keinginan atau ide yang tertumpuk dalam benak akan kita tuangkan dalam tulisan dalam sekejap akan hilang terhipnotis oleh pikiran kita sendiri. Jadi menentukan ide yang lebih prioritas merupakan langkah yang lebih tepat kita ambil. Hehehe ini pengalaman penulis aja ya... langkah untuk memprioritaskan ide ini menjadi penentuan untuk mengenali potensi siapa diri kita yang sebenarnya.

Selanjutnyaa penulis menentukan target waktu. Karena menentukan target waktu menjadi hal penting dalam berliterasi, bila kita menunda waktu, tentu saja akan menguras tenaga. Apalagi bila sever gurusiana eror sudah pasti menjadi beban kita bahkan menjadi borok bernanah karena belum menyetor tulisannya hingga terjadi lagi yang namanya sang putra remidial. Mengapa penulis mengatakan harus ada target waktu menjadi perhatian penting ? karena di dalamnya ada sebuah kesempatan. Karena kesempatan tidak akan datang dua kali. hehehe itu kata pepata saudaraku maka hargailah waktu dalam berkarya. Bila kita sudah berbuat banyak dalam mengombak ambingkan ide, namun belum juga terimplementasi dalam otak dan literasi itu adala hal yang biasa. Coba dan coba lagi Insya Allah kita pasti bisa, untuk merangkai kata melalui ide yang telah kita tetapkan. Karena kegagalan adalah guru terbaik dan kemenangan yang tertunda, begaitu kata pepatah yang penting kita tidak berputus asa.

Memangg benar jika sebuah klehagalan akan memberikan suatu pelajaran berharga. Namun kita tidak menyadari itu semua. terkadang ketika menemukan kegagalan rasa menyerah sudah pasti menghantui. Itulah sang penulis rasakan bila mengali suatu kegagalan yang tak terkehendaki. Namun, jika sama-sama memiliki pemikiran demikian, mari kita mulai saat ini merubah untuk tidak mudah menyerah. Selamat berliterasi untuk menggapai asa yang lebih tinggi. Semoga dapat bermanfaat.

Aamiin

#parigimoutong# #thanilabu# #10012021#

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post