PERISAI KEHIDUPAN
PERISAI KEHIDUPAN
Oleh. Thanil. Abu
#Tagur siana ke - 485 H - 119
Haiku ke - 32
156
Engkau berlalu
Tanpa pamit dahulu
Jiwa melulu
157
Tangis meluncur
Deras peluh mengucur
Agah tersembur
158
Sesali pergi
Ramadan dalam elegi
Lakuna rugi
159
Harap kembali
Jumpa biar sekali
Dhiya sesali
160
Dosa melilin
Tiada kata daamin
Maaf terjalin
#parigimoutong#
#thanilabu#
#03052022#
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan