MPLS SMPN 1 Bungursari Tanamkan Pendidikan Karakter melalui Program 7 Poe Atikan 'Nyucikeu
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 1 Bungursari menjadi momentum awal untuk menanamkan budaya sekolah dan pendidikan karakter kepada peserta didik baru. Pada pelaksanaan MPLS hari Jumat, seluruh peserta didik mengikuti program 7 Poe Atikan "Nyucikeun Diri", sebuah pembiasaan yang menitikberatkan pada penguatan karakter religius, spiritual, dan akhlak mulia sebagai bekal menjalani kehidupan belajar di sekolah.
Sejak pagi, peserta didik baru disambut hangat oleh kepala sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta panitia OSIS dan MPK di gerbang sekolah. Penyambutan dilakukan dengan penuh keakraban sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga baru SMPN 1 Bungursari sekaligus menciptakan suasana sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi para siswa yang baru memasuki jenjang pendidikan menengah pertama.
Usai penyambutan, seluruh peserta didik diarahkan menuju Masjid Baitul Hikmah SMPN 1 Bungursari untuk mengikuti rangkaian kegiatan pembiasaan keagamaan yang dipandu oleh guru Pendidikan Agama Islam bersama panitia OSIS dan MPK. Kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur'an, di mana para siswa membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an secara bersama-sama dengan bimbingan guru. Lantunan ayat suci yang menggema di dalam masjid menghadirkan suasana khusyuk dan menenangkan, sekaligus menjadi pengingat bahwa menuntut ilmu merupakan bagian dari ibadah kepada Allah Swt.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Salat Dhuha berjamaah sebagai upaya membiasakan peserta didik menghidupkan amalan sunnah dalam kehidupan sehari-hari. Pembiasaan ini menjadi salah satu bentuk pendidikan karakter yang diharapkan mampu menumbuhkan kedisiplinan, keikhlasan, serta ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Setelah itu, para peserta didik menyimak tausiyah yang disampaikan oleh guru Pendidikan Agama Islam. Dalam tausiyah tersebut, siswa diajak memahami pentingnya menjaga akhlak, menghormati orang tua dan guru, mencintai ilmu pengetahuan, menjaga pergaulan yang baik, serta memanfaatkan masa muda untuk mengukir prestasi dan kebaikan. Pesan-pesan motivasi tersebut menjadi bekal awal bagi peserta didik dalam membangun karakter sebagai pelajar yang bertanggung jawab, berintegritas, dan berakhlakul karimah.
Suasana semakin khidmat saat memasuki sesi muhasabah. Dengan penuh kekhusyukan, peserta didik diajak merenungkan perjalanan hidup, mensyukuri nikmat Allah Swt., memohon ampun atas segala kesalahan, serta bertekad menjadi pribadi yang lebih baik. Momen refleksi ini juga menjadi sarana untuk memperkuat kesiapan mental dan spiritual peserta didik dalam menempuh proses pendidikan selama tiga tahun ke depan di SMPN 1 Bungursari.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib berkat pendampingan panitia OSIS dan MPK. Para pengurus organisasi siswa tersebut berperan aktif mengarahkan peserta didik, menjaga ketertiban, serta memberikan contoh sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepemimpinan yang baik kepada adik-adik kelasnya.
Sebagai penutup kegiatan 7 Poe Atikan "Nyucikeun Diri", peserta didik melaksanakan pembinaan keagamaan sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing. Siswa muslim laki-laki mengikuti Salat Jumat berjamaah di Masjid Baitul Hikmah SMPN 1 Bungursari. Sementara itu, siswi muslimah mengikuti kegiatan keputrian yang berisi pembinaan akhlak, adab, dan penguatan karakter perempuan muslimah. Adapun peserta didik nonmuslim memperoleh bimbingan keagamaan sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing sebagai wujud penghormatan terhadap nilai-nilai toleransi dan keberagaman yang dijunjung tinggi di lingkungan sekolah.
Pelaksanaan program 7 Poe Atikan "Nyucikeun Diri" dalam rangkaian MPLS ini mencerminkan komitmen SMPN 1 Bungursari dalam mengimplementasikan pendidikan karakter secara nyata sejak hari pertama peserta didik memasuki lingkungan sekolah. Kegiatan ini selaras dengan kebijakan pendidikan karakter Kabupaten Purwakarta melalui 7 Poe Atikan Purwakarta Istimewa, penguatan Gapura Panca Waluya—cageur, bageur, bener, pinter, jeung singer—serta Program Penguatan Pendidikan Karakter yang menjadi bagian penting dalam pembangunan generasi masa depan.
Melalui pembiasaan religius yang dilaksanakan secara berkelanjutan, SMPN 1 Bungursari berharap peserta didik tidak hanya tumbuh sebagai generasi yang unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki keimanan yang kokoh, akhlak yang mulia, sikap toleran, serta kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, MPLS benar-benar menjadi gerbang awal dalam membentuk insan pembelajar yang berkarakter, berbudaya, dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang membawa keberkahan bagi lingkungan, masyarakat, dan Indonesia.
Wallaahu a'lamBaarakallah lanaa wa lakum#Salam Literasi: Indonesia_Berkarya#PelanjutRisalahPeradabanLiterasi#JelahNusantaraBumikandanTebarkanLiterasi#SMPN1Bungursari#PurwakartaIstimewa#TujuhPoeAtikan#PendidikanKarakter#Jum'atNyucikeunDiri



Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan