Ilma Wiryanti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Bank Ide Solusi Menakhlukkan Tantangan 365 Hari Menulis Gurusiana
Bukuku sumber koleksi pribadi

Bank Ide Solusi Menakhlukkan Tantangan 365 Hari Menulis Gurusiana

 

 

Tanggal 16 April 2020 merupakan hari yang sangat berarti bagi saya. Ibaratnya sebagai sebuah batu loncatan untuk saya mulai berani memasuki dunia tulis-menulis. Malam itu saya memantapkan hati untuk mengikuti “Tantangan  365 Hari Menulis tanpa jeda”.

Awalnya, saya masih ragu, apakah saya akan sanggup konsisten menulis setiap hari tanpa bolong sehari pun selama setahun. Mengingat aktifitas di tempat kerja kadang juga saya bawa ke rumah. Selain itu saya juga mengurus rumah tangga dan bermacam hobi yang telah saya minati selama ini.

Saya coba untuk menyemangati diri sendiri.

“Mulai saja dulu!” batin saya memantapkan hati saat itu.

Kini 365 hari telah berlalu. Hari-hari itu, telah saya isi dengan rutin menulis dan memposting tulisan di Blog Gurusiana tanpa jeda.  

Menoleh lagi ke belakang. Bagaimana malam-malam itu saya lewati? Apakah selama itu selalu lancar, tanpa kendala?

Saya menentukan waktu menulis yang paling tepat untuk diri saya adalah malam hari. Satu atau dua jam sebelum tidur. Saat itu, aktifitas saya yang lain di rumah tangga telah selesai kasya tunaikan. Itulah waktu yang mebuat saya bisa fokus menulis.

Berbagai kesulitan memang saya temui selama perjalanan panjang menulis ini. Meski pada awalnya semangat 45 masih menyala. Ide berdatangan dengan lancar pada 30 hari pertama. Kemudian piagam menulis 30 hari sampai di pangkuan saya.

Piagam ini makin memacu semangat saya untuk mencapai etape selanjutnya. Namun perjalanan masih panjang, ide mulai terasa seret. Terkadang, hari sudah akan berakhir saya masih belum menemukan ide yang tepat untuk saya tulis. Bersusah payah saya mencari ide.

 Saya coba mengingat-ingat peristiwa apa yang baru saya alami untuk saya tulis sebagai berita actual.  Saya mencari-cari fenomena apa yang menarik, untuk saya rajut menjadi sebuah tulisan. Bahkan, terkadang saya mencoba melihat kalender, apakah ada momentum pada hari itu yang bisa menjadi bahan tulisan saya.

Dengan usaha dan kerja keras, akhirnya tulisan saya tetap bisa tayang setiap malam. Makin bertambah hari, makin sulit untuk terus mendaptkan ide. Kadang saya tergoda untuk mengakhir saja tantangan itu.

“Bukankah saya sudah mendapat piagam 30 hari, itu juga sudah bagus” bisikan hati saya yang malas.

Namun, di ujung malam setelah menunaikan salat Isya, pikiran jernih saya kembali mengingatkan saya untuk merasa sayang bila dihentikan. Apalagi proses ini untuk kebaikan saya dalam mengembangkan dan mengekpresikan diri saya. Menjadi penulis adalah obsesi saya dari dulu.

Semangat itu kembali menggerakkan saya untuk membuka laptop. Ide-ide kembali bermunculan. Saya terus berjalan kembali menghidupkan malam-malam saya bersama Blog Gurusiana. Kini malam-malam itu menjadi bagian jam biologis saya.

Terkadang, di dalam kehidupan ini kita akan mengalami  keadaan darurat. Seperti dalam perjalanan atau berada di tengah keramaian dalam waktu yang lama. Ketika mengantar orang tua berobat atau saat menunggu orang tua yang dirawat di rumah sakit, saat itu saya tetap berusaha untuk bisa menulis. Sekarang, saat berada di ruang tunggu bandara sambil menunggu keberangkatan pesawat saya masih bisa menulis di gawai.

Semua itu bisa saya lakukan karena saya membiasakan diri untuk langsung menulis pokok-pokok pikiran dari ide yang sekelebat datang tanpa diduga. Saya menyimpannya  di dalam sebuah folder “Bank Ide” di gawai saya.

Kebiasaan ini sangat membantu, saya bisa menulis di mana saja. Ketika saya merasa buntu untuk menulis sesuatu. Dengan adanya Ide-ide di dalam folder itu., saya mudah mengorganisasi pikiran saya kembali karena sudah dituntun oleh pokok-pokok pikiran tersebut.

Kini di perjalanan menulis telah menuju tahun ke dua.  Tiga buku solo saya telah terbit. Puluhan antologi juga menyemarakkan karya saya di tahun ini. Sangat bersyukur, buku-buku tersebut juga mendapat apresiasi dari rekan-rekan gurusianer dan para pembaca lainnya. Kondisi ini makin memicu semangat saya untuk terus menulis. Terus….dan terus….

Saya ingin menulis beratus-ratus hari lagi. Kini saya tak sanggup untuk berhenti menulis. Semoga Allah memudahkan. Aamiin.

 

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post