DIKEPUNG BANJIR
Januari, menurut kirata basa berarti hujan setiap hari. Namun di kotaku tak ada turun hujan, dan baru dua hari ini hujan turun, alhamdulillah. Sejak waktu ashar hujan turun deras banget hingga maghrib tiba belum juga reda. Hal ini membuatku pulang tidak bisa tepat waktu.
Ada tetanggaku idolaku yang hendak pulang memberikan tumpangan, tak menunggu lama, motor tinggal di sekolah, kunci titipkan ke sekuriti agar motornya digeser ke tempat yang lebih aman. Padahal sebelumnya rekan kerja memberikan tawaran untuk bareng karena searah jalan pulangnya, kutolak dengan harapan hujan segera reda. Perkiraan meleset, hujan malah bertambah lebat.
Sekira seratus meter hendak belok dari halaman sekolah, jalanan macet, banjir lokal menghadang. Ambil jalan lain ternyata lebih parah banjir lokalnya. Bersyukur badan mobil lebih tinggi dibanding mobil sedan sehingga bisa lewat meski tersendat. Ambil alternatif jalan lain yang lebih jauh ternyata juga terjebak banjir lokal di perbatasan desa mendekati kompleks perumahan. Putar balik kendaraan lagi ke jalan yang lebih jauh, hawa dingin, perut minta diisi, ada warung makan, mampirlah. Semangkuk sop daging sapi menjadi pilihan.
Alhamdulillah. Hujan turun memberkan rahmat kepada alam seisinya. Setidaknya buatku yang ditraktir makannya. Terima kasih tetanggaku idolaku. Kalau memang sudah menjadi takdir, rezeki tak akan ke mana-mana. Barakallah.
Graha Pasir Ona, 12012022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
