JUAL NAMA
Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Desa mawa cara, negara mawa tata, begitu kata peribahasa Jawa. Dalam setiap organisasi pasti memiliki aturan yang berbeda-beda, sesuai dengan tujuan organisasi. Keluarga, masyarakat, dan negara juga mempunyai aturan yang harus ditaati oleh warganya. Dalam satu keluarga, karakter dan kebiasaan orangnya tidak selalu sama. Lingkungan pergaulan bisa memengaruhi watak individunya.
Bu Ani, di kantornya termasuk pegawai yang dituakan. Selain karena usia mendekati pensiun, juga pembawaannya yang supel, pintar berbicara menjadikannya sebagai kabag humas yang dipertahankan, meski sudah beberapa kali ganti pimpinan. Sebenarnya kalau boleh memilih, sebagian besar pegawai menghendaki dia segera diganti, tidak harus menunggu pensiun. Ada sifatnya yang kurang baik, sehingga para pegawai selalu berhati-hati jika berbicara dengannya.
Pak Roni yang sedang makan di kantin didatangi oleh Bu Ani. Katanya beliau diminta oleh kepala kantor untuk menegur Pak Roni yang jarang berada di ruang kerjanya, sering keluar pada jam kerja, melimpahkan pekerjaan kepada orang lain. Termasuk juga soal pakaian, tidak boleh pakai bahan jeans dan sepatu kets. "Bu Ani jangan suka jual nama orang. Saya sering menemui Pak Roni di ruang kerjanya jika perlu bantuan." Tetiba terdengan suara Kepala Kantor dari belakang Bu Ani. Langkahnya tidak terdengar karena mengenakan sepatu beralaskan karet yang lembut.
Graha Pasir Ona, 18 Januari 2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
