CEMBURUAN
Siapa paling cemburuan, kaum pria atau wanita? Boleh jadi kalau anda kaum dasteran tidak akan mengakui sebagai kaum penyemburu. Seperti saya, karena sejak lahir tidak boleh pakai rok juga daster, maka akan menunjuk lawan jenis sebagai kaum yang cemburuan. Piss, mas bro dan mbak sist! Saya kalau bercanda nggak pernah serius lho.
Gambar caption di atas merupakan cover buku No Baper 12 episode Cemburu. Manteman yang setia mengikuti program Noulis Bareng Pemred pasti sudah mengetahuinya. Setelah beberapa edisi ikut No Baper, saya perhatikan penulis kontributornya jauh lebih banyak kaum dasteran dibanding yang suka sarungan. Seperti Antologi No Baper 12 #Manipulasi, dari 97 kontributornya hanya 13 penulis diberi label "Bpk" dalam daftar pengiriman bukunya. (Jangan bilang kalau penulis berpredikat "Ibu" demen memanipulasi, ya!)
Sebenarnya saya tidak bermaksud menganalogikan kontributor No Baper 13 seperti kontributor No Baper 12. Nyatanya jumlah siswa di sekolah tempat saya tugas, setiap angkatan lebih banyak perempuan dari pada lelakinya. Perbandingannya bisa 1:2 atau 1:3 jumlah laki-laki dan perempuan. Yang pasti kata "cemburu" konotasinya tidak selalu negatif, meskipun menurut KBBI arti kata cemburu cenderung negatif. Arti kata cemburu dalam KBBI online di antaranya 1) merasa tidak atau kurang senang melihat orang lain beruntung dan sebagainya; sirik: 2) kurang percaya; curiga (karena iri hati).
Salam literasi!
Graha Pasir Ona, 04 Maret 2022
Catatan: Kalau manteman waktu baca tulisan ini hanya ada tiga kata (Siapa paling cemburuan?) sebagai akibat jurus gercep menepis remidi gegara Si Ana kemarin ngambek lagi. Bukan culas karena tidak siap "tulisan" yang akan disetor ke blog Gurusiana.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
