Isak Isnain

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
BATAL PUASA

BATAL PUASA

BATAL PUASA

Cuaca siang menjelang sore terasa panas. Azan magrib belum tiba, masih kurang tiga jam lagi. Aca dan Mita biasa bermain di balai dekat lapangan. Keberadaan pohon rambutan dan mangga yang tumbuh besar menjadi peneduh dari terik matahari.

“Ih, Mita jorok!” seru Aca melihat Mita yang sebentar-bentar meludah. Bekas ludah di tanah menjadi tempat kerumunan lalat.

“Biarin. Emang nggak boleh, Ca?” sahut Mita sembari balik bertanya.

“Tuh lihat, banyak lalat” jawab Aca menunjuk ke arah lalat yang mengerumuni bekas ludah Mita.

“Bodo amat, daripada batal puasanya” kata Mita memberi alasan.

“Nggaklah, kan bukan minum” balas Aca.

“Batal kalau ditelan”

“Nggak”

“Batal” Suara Mita makin keras.

“Nggak, nggak, nggak!...” seru Aca tak mau kalah kerasnya.

Keduanya saling berbantahan dan bersikeras dengan pendapatnya masing-masing.

“Kalau ditelan puasanya batal, nanti Mita nggak dapat sepuluh ribu” Mita memberi alasan.

“Puasa kok karena uang. Emang kata siapa menelan ludah batal?” tanya Aca.

“Kata teman-teman Mita di sekolah” jawabnya.

Tetiba Aca melihat Bu Yay tetangga di gang sebelah yang sedang mendorong kereta bayi ke arah lapangan.

“Eh, tuh ada Bu Yay. Kita tanya yuk” kata Aca.

“Kok nanya Bu Yay, kenapa?” Mita balik nanya.

“Bu Yay kan guru agama di sekolahnya” jawab Aca. Ia ingat pernah diajak mamanya menemui Bu Yay di SMP tempatnya ngajar.

“Ada apa Aca dan Mita, tadi ibu dengar seperti sedang bertengkar?” tanya Bu Yay setelah sampai di dekat mereka.

“Nelan ludah batal nggak, Bu?” tanya Aca dan Mita berbarengan. Mereka seperti tak sabar ingin pendapatnya yang benar.

Bu Yay menghentikan kereta bayi di tempat yang datar dan terhindar dari sinar matahari. Lalu memberikan penjelasan kepada Aca dan Mita.

*bersambung

Graha Pasir Ona, 20 April 2022

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post