YANG TAK DIHARAP TERJADI
Sedang fokus nguplek tugas sekolah yang sudah lewat DL, ada telepon masuk dari teman guru. Semula ragu-ragu untuk menerima panggilan karena kuatir ditagih tugasnya. Tapi ada sesuatu yang mendorong untuk mengangkat Hpnya. Akhirnya kuterima setelah melihat nama si pemanggil.
Isi pembicaraan adalah meminta untuk menghadiri acara reuni alumni SMAN 1 Rangkasbitung angkatan 1999. Tempat penyelenggaraan acara di Café R&B One Rangkasbitung. Sudah pasti saya diundang sebagai guru yang pernah ngajar mereka, tidak apa-apa. Tetapi kalau undangannya mendadak pastilah ada apa-apanya. Akhirnya saya nyatakan akan hadir dengan pesan tidak untuk memberi sambutan sebagai wakil pihak sekolah.
Hambatan ada saja sebelum berangkat. Si Tiger ngadat, susah hidup mesinnya meski sudah diselah sampai keringatan. Ban depan kurang angin. Pompanya dipinjam tetangga belum dikembalikan, padahal sudah lebih dari seminggu pinjamnya. Terasa belum lengkap penderitaan. Akhirnya berangkat menggunakan jasa ojol. Cukup empat belas ribu rupiah ongkosnya hingga di lokasi reuni.
Saya memasuki ruangan pas sedang pembacaan doa. Wah, banyak terlambat waktu kedatanganku. Rupanya salah dugaanku, acara baru dimulai. Parade pidato sambutan dari panitia, perwakilan angkatan, dan ketua angkatan. Selingan tayangan vidio dokumentasi masa sekolah hingga berbagai acara reunian yang pernah diselenggarakan.
Hal yang tak diharapkan terjadi. Panitia mendaulat untuk memberikan sambutan mewakili guru yang hadir. Pasalnya, wakasek yang datang tidak mau memberikan sambutan dengan alasan tidak terbiasa. Aneh, ya? Ada guru tak bisa berkata-kata, memberi sambutan dalam acara formal.
Meski tidak terstruktur, saya berdiri memberikan (pidato) sambutan. Jaga imej, guru harus bisa bicara di depan umum meski mendadak, tanpa persiapan. Foto bersama para alumni setelah penyerahan secara simbolis sumbangan alumni untuk sekolah berupa nama (lembaga) sekolah beserta logo yang dipasang di gapura depan sekolah satu pekan sebelumnya. Penyerahan simbolis (foto gapura bertuliskan nama lembaga) dari ketua Angkatan 99 kepada sekolah yang diterima oleh wakasek yang hadir.
Dengan alasan masih ada acara lain (menghadiri undangan teman guru yang mantu) saya pamit pulang. Tawaran makan terpaksa ditolak agar ada space kosong lambungnya saat di tempat hajatan. Maklum, pasti banyak hidangan tersaji lantaran sohibul hajat mantan wabup dan besannya merupakan guru SMA yang kini menjabat Kadis Pemuda dan Olah Raga.
Terima kasih alumni Smansa Rangkas angkatan 1999. Kini ada nama lembaga di gerbang sekolah. Bertambah poin penilaian Wajah Bahasa di Tempat Umum 2022. Cinderamata dari kalian (yang saya bawa pulang) sangat menggembirakan dan (enak) mengenyangkan.
Graha Pasir Ona, 2 Juli 2022


Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
