NETIKET
Di salah satu grup WA yang saya ikuti (alumni SMA), sekira tiga tahun yang lalu ada seorang anggota (baru) yang setiap menulis komentar dan pesan selalu menggunakan huruf kapital. Positive thinking. Awalnya saya berpikir bahwa penggunaan huruf kapital disengaja agar yang bersangkutan lebih jelas membaca. Maklum, kakak kelas (satu tahun angkatan di atas saya) faktor usia dapat memengaruhi penglihatan dan kesehatan mata.
Karena selalu menggunakan huruf kapital, ada seorang anggota grup sekaligus admin angkatan (adik kelas, profesi pengacara, aktivis media sosial) yang mengingatkan secara baik-baik agar yang bersangkutan memperhatikan etika bersosmed. Entah karena ngeyel atau tidak paham terhadap teguran admin, anggota tersebut tetap “teguh kukuh berlapis baja” menggunakan huruf kapital dalam setiap postingannya. Meskipun “dikeroyok” oleh anggota lain, yang bersangkutan tidak pernah “mengaku salah atau minta maaf.” Bagusnya, sebelum dikeluarkan dari grup oleh admin, anggota tersebut left tanpa pamit sebelum diusir.
Hari ini saya menjumpai kasus yang mirip dan terjadi di salah satu grup WA MGI.
Seorang anggota menggunakan huruf kapital pada saat menulis komentar dalam diskusi grup.
Dua menit kemudian admin grup “nyemprit” dan secara jelas menunjukkkan kesalahannya. Mungkin dikarenakan tidak paham ditegur, anggota tersebut malah menjawab (pada menit yang sama) “… supaya lebih fokus aja.”
Dirasa ngeyel, admin kembali menegaskan “Anda ini saya ajari. Apa sudah paham netiket?”
Berikutnya disusul kiriman link artikel sang admin grup tentang netiket (network etiquette).
Si Anggota juga diminta segera menghapus tulisan/komentar dan menyampaikan kembali komentar dengan cara yang santun.
Manteman sudah mengerti netiket? Atau baru mengerti setelah membaca postingan kumendan MGI di grup MGI?
Jika belum, berikut saya berikan tautan artikel hal netiquette: **(censored)**
Graha Pasir Ona, 2 Agustus 2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
