Isak Isnain

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
KOPI, KAUM ADAM, DAN NO BAPER

KOPI, KAUM ADAM, DAN NO BAPER

Setuju atau tidak, aktivitas merokok sering diidentikkan dengan “kejantanan.”  Ada yang bilang “Ah, nggak laki Lu.”  Perkataan tersebut ditujukan kepada seseorang dalam suatu komunitas ketika melihat ada anggota lelaki tidak merokok (bukan perokok). Padahal di klub-klub “malam” para wanitanya (semua) merokok. Benar nggak, sih? Maklum, saya belum pernah mendatangi tempat tersebut. Hehehe.

Jika dicermati, tayangan iklan rokok di media cetak dan media elektronik banyak menampilkan gambar atau adegan “kelelakian.” Misalnya kegiatan off road/drugrace, paralayang, surfing, atau balapan yang dilakukan oleh laki-laki. Meski di ujungnya muncul sosok wanita.

Baheula, yang sering ngopi di rumah atau warung kebanyakan kaum lelaki. Penghuni rumah (orang tua) sebanyak sepuluh orang, empat di antaranya adalah laki-laki. Tetapi yang rutin ngopi hanya bapak saya. Kalau beliau sudah berangkat kerja tetapi kopinya lupa diminum atau belum habis maka anak lelakinya (termasuk saya) adu cepat menghabiskan minuman kopinya. Ngalap berkah orang tua.

Zaman sudah berubah. Merokok dan ngopi bukan dominasi kaum adam. Kaum hawa sudah banyak yang menjadi pecandunya. Bahkan mereka sudah tidak canggung lagi melakukannya di tempat-tempat umum.

Demikian pula terjadi di dunia literasi, khususnya penulis Gurusiana-Mediaguru. Penulis yang mengikuti program No Baper (Noulis Bareng Pemred) MediaGuru mayoritas kaum ibu. Mungkinkah karena Pemrednya ganteng? Pasti. Pak Eko Prasetyo kan lelaki tulen. Meski makin senja, penampakkannya tetap kece. Edisi Agustus 2022, buku No Baper mengambil tema Kopi dan Kerinduan. Dari 85 participants WAG No Baper Kopi, sepuluh di antaranya kaum Adam.

KAUM ADAM DI BUKU NO BAPER KOPI (postingan Mas Pemred, WAG No Baper, 31/08/2022)

1. Eko Prasetyo (Surabaya)

2. Bp Hustanil Abu (Parigi Moutong, Sulteng)

3. Bp. Irwanto (Pariaman, Sumbar)

4. Bp. Isak Isnain (Lebak, Banten)

5. Bp. Rajab Husain (Pekanbaru, Riau)

6. Bp. Saeful Hadi (Banjar, Jabar)

7. Pakde Sriyono (Boyolali, Jateng)

8. Bp. Sugiharto (Banyumas, Jateng)

9. Bp. Sunindio (Tanjungpandan, Bangka-Belitung)

 

10. Bp. Thomas Krispianus Swalar (Lembata, NTT)

 

Graha Pasir Ona, 01 September 2022

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post