Isak Isnain

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
TERUS BERKARYA MENJELANG PURNA

TERUS BERKARYA MENJELANG PURNA

Ketika mengikuti lomba menulis Gurusiana – MediaGuru pada Januari 2022 yang bertema Menantang Harapan Mewujudkan Impian, saya menuliskan beberapa harapan yang hendak dicapai pada tahun 2022 dalam kegiatan bidang literasi dan kaitannya sebagai Guru ASN. Dalam kegiatan literasi sebagian sudah tercapai (meskipun sedang proses penerbitan) yaitu membuat buku tunggal berisi kumpulan puisi. Prosesnya saya lalui dengan mengikuti kelas menulis Sagusabu Belitung 3. Cover bukunya sudah mejeng bersama karya Gurusianer lainnya dalam acara TNGP (Temu Nasional Guru Penulis) MediaGuru yang berlangsung di Jakarta pada November 2022. Target mengikuti tantangan Gurusiana 365 tahun kedua gagal karena beberapa kali “jatuh” gegara belum bisa konsisten merubah kebiasaan setor tulisan di akhir waktu (malam) sehingga terkendala jaringan, lupa kirim tulisan, atau tertidur lantaran penat aktivitas seharian. Namun, saya ikut gembira dan bangga ketika seorang rekan guru matematika di SMAN 1 Rangkasbitung (Sofwan Munawar, M.Pd.) berhasil menyelesaikan tantangan Gurusiana 365 hari menulis tanpa jeda sejak 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2022.

Rencana mengajukan Penilaian Angka Kredit (PAK) kenaikan pangkat sebagai Guru ASN dari golongan IV.b ke golongan IV.c pada tahun 2022 juga tertunda. Salah satu bukti unsur penunjang utama (publikasi ilmiah dan karya inovatif) berupa buku karya inovatif belum selesai proses ISBN dan penerbitannya. Untuk artikel yang dimuat di media nasional sudah saya peroleh dengan mengikuti kelas menulis Majalah Literasi VIII dan IX.

Harapan yang belum tercapai selama tahun 2022, tidak menjadikan patah arang atau menyurutkan semangat untuk berusaha mewujudkannya pada tahun 2023 ini. Utamanya dalam aktivitas literasi bersama Media Guru akan tetap berlanjut terus tanpa batas. Belajar menulis di Media Guru dan Gurusiana telah memberi “hiburan” yang bermanfaat bagi pelaksanaan tugas sebagai Guru ASN. Program menulis bersama komunitas/keluarga No Baper sangat berat untuk dilewatkan. Selain menambah wawasan menulis juga menjalin silaturahmi dengan guru/penulis dari pelosok Nusantara.

Dalam buku Anak Semua Bangsa, Pramoedya Ananta Toer menulis "Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari." Dari kalimat tersebut dapat digambarkan bahwa dengan menulis, seseorang telah membuat sebuah karya yang abadi dan tak lekang oleh waktu. Guru merupakan salah satu profesi yang sangat dekat dan selalu berhubungan dengan kegiatan menulis. Bukan sekedar menulis di papan tulis atau buku laporan hasil belajar peserta didik (rapor). Menulis buku pelajaran sebagai bahan ajar juga perlu dilakukan. Selain akan memperoleh angka kredit untuk usulan kenaikan pangkat (bagi guru ASN), karya buku tersebut akan bermanfaat bagi banyak orang (guru dan peserta didik) yang menggunakannya, selama isinya sesuai dengan kurikulum yang berlaku.

Terus berkarya menjelang purna tugas, insya Allah akan saya lakukan, meskipun produk dari kegiatan menulis saya saat ini tidak/belum menghasilkan “cuan.” Menulis telah menjadi sarana hiburan sekaligus menyalurkan bakat dan hobi membaca yang mulai tumbuh sejak sekolah (SMP dan SMA).

.

Rangkasbitung, 15 Januari 2023

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post