RINAI MALAM
Desis angin menyambar raga tua penuh pesona
Dinginnya mengelus kulit renta berbalut mukena
Gerakannya terbata-bata mengikuti irama
Langgam salat sang imam yang begitu cepat
Sanggupkah dia di sana hingga lebaran tiba
.
Rintik hujan menyapa para pemburu surga
Kaki melangkah menyibak jalan nan basah
Bibir kelu komat kamit menyeru asma-Mu
Geluduk menggelegar dibarengi cahaya menerpa gulita
Rinai malam datang menjemput petang
Ada harap yang digadang mengubur selaksa dosa
.
Graha Pasir Ona, 30 Maret 2023
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
