Isak Isnain

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
BERUBAH RASA

BERUBAH RASA

Pahitnya rasa kopi bukan hal baru bagiku. Masa kecil dahulu sering adu cepat dengan kakak untuk menghabiskan sisa minuman kopi milik Bapak yang ditinggal berangkat ke tempat kerja. Ibu tidak melarang kami minum kopi, Gula, teh, dan kopi selalu tersedia di dapur setiap hari. Tetapi kami lebih lebih senang menanti yang tersisa di gelas Bapak. Ngalap berkahing tiyang sepuh.

Mencampur bubuk kopi dengan gula pasir, lalu "diduduli" pakai jari tangan dan dikemot terkadang saya lakukan bersama teman-teman. Bahkan jika sediaan di rumah habis, sengaja kami membelinya ke warung. Anehnya, ketika SMA dan kuliah malah tidak pernah ngopi.

Keheranan semakin bertambah kala mulai tugas di Rangkasbitung. Seseorang bisa habis lima cangkir kopi dalam sehari. Kebiasaan masyarakatnya jika ada yang bertamu selalu ditawari kopi. "Mampir ngopi, Pak!" Bahasa warga setempat, bukan sekedar basa basi.

Budaya masyarakat bisa memengaruhi kebiasaan warga pendatang. Secara berangsur-angsur saya menjadi akrab dengan minuman kopi. Dari seminggu sekali, lama kelamaan setiap hari. Masih terbatas sehari sekali, pagi atau malam. Bisa di rumah atau di sekolah pada hari kerja. Persediaan gula pasir/aren dan kopi bubuk (hitam) cap Kupu-kupu selalu ada di ruang guru (sediaan mandiri, pribadi).

Siang ini, di pondok DS Cimarga saya sedang ngobrol santai dengan Pak Kyai (pimpinan pondok). Secangkir kopi hitam disuguhkan oleh Ibu Nyai (istri Pak Kyai,). Sepiring brownies tersaji sebagai pelengkap di meja. Pak Kyai pamit berangkat ke Rangkasbitung ada acara penutupan (hari terakhir) pembinaan qori/qoriah kabupaten Lebak yang akan berlomba MTQ tingkat provinsi Banten.

..... (bersambung)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post