AMANAT BINUP
Setiap Senin pagi (jikalau tak ada kendala alam) selalu dilaksanakan upacara pengibaran bendera Merah Putih di sekolah. Yang menjadi petugas upacara sudah dijadwalkan dari awal semester oleh Pembina Paskibra Sekolah.
Pagi ini kelas XI-2 kebagian menjadi petugas pelaksanaan upacara. Walikelas (Dra. Triswati) bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, beliau memaparkan empat poin pokok dalam Menghadapi tantangan zaman agar Menjadi Pribadi yang Tangguh.
1) Tidak lari dari masalah
2) Belajar dari kesalahan yang ada
3) Tidak membandingkan diri sendiri dengan orang lain
4) Bisa memaafkan kesalahan orang lain
Sudah menjadi pembiasaan, sebelum upacara dimulai, ada penampilan pidato bahasa asing (nisalnya bahasa Inggris Arab, Mandarin, Jepang, atau Korea). Sesuai kompetensi yang dimiliki oleh kelas ditampilkan 2 pembicara, seorang berbahasa Inggris dan yang seorang berbahasa Indonesia sebagai terjemahannya. Tema yang dibahas oleh mereka adalah riwayat pahlawan nasional D.I. Panjaitan (pahlawan Revolusi).
Pada akhir amanat, Pembina Upacara membacakan pantun:
Makan rujak buah belinya di pasar
Rasanya lebih enak ditambah merica
Manusia hendaklah banyak belajar
Hilangkan kebodohan dengan membaca
*
Pulang sekolah perut merasa lapar
Di rumah makanan belum tersedia
Teruslah berupaya jangan lelah belajar
Yakinlah berhasil meraih cita-cita.
Graha Pasir Ona, 9 Oktober 2023
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
