Isak Isnain

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
SUPERVISI

SUPERVISI

Sebagai guru yang tergolong senior (banyak umurnya), kemampuan mengajar Gendhuk sangat tidak diragukan lagi. Murid-muridnya angkat topi karena setiap ngajar di kelas Gendhuk tidak pernah membawa buku teks pelajaran bak pendekar tangan kosong. Semua materi hafal di luar kepala hingga posisi titik komanya. 

Sudah menjadi rutinitas tugas kepala sekolah melakukan supervisi kepada para guru, sekurang-kurangnya sekali dalam setahun. Hal inilah yang paling tidak disenangi oleh Gendhuk, alergi supervisi. Anti banget disuruh menyiapkan perangkat administrasi pembelajaran. Mending ngajar full seharian ketimbang disupervisi.

Hari yang ditentukan tiba.  Sesuai jadwal supervisi, Gendhuk masuk ke kelas untuk ngajar seperti biasanya. Hingga habis waktu dua jam pelajaran Bu Kepsek tidak nampak di ruang kelas tempat Gendhuk ngajar. Pada waktu istirahat rekan-rekan guru menanyakan perihal  supervisinya. Mereka menanyakan apa saja yang ditanyakan oleh Bu Kepsek, termasuk administrasi yang harus dipersiapkan. Dengan santainya Gendhuk menjawab: "Aman dan terkendali. Saya sudah calling  teman yang menjabat Kadis Pendidikan, hari ini Bu Kepsek diminta datang ke kantornya." 

Graha Pasir Ona, 3 September 2023

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post