Opo Tumon
Liburan tahun baru?
Anda di mana? Rumah, alun-alun kota, pantai, gunung, atau itikaf di rumah ibadah?
Saya sakbrayat mudik ke rumah orang tua (Semarang) dan mertua (Oslo).
Agendanya: sowan ibu mertua (Oslo), takziah kakak mbarep (Semarang), silaturahmi adik-kakak (Semarang), kondangan hajat nikah anake paklik, dan reuni SPGN Sukoharjo (istri) di Oslo.
Agenda dadakannya selalu ada. Kali ini ketemuan dengan Bu Lastri (penulis Gurusiana-MediaGuru dari Kabupaten Semarang dan rekan guru asal Klaten yang bertugas di Rangkasbitung.
Layaknya orang bepergian, pulangnya membawa buah tangan (oleh-oleh) sekedarnya. Biasanya makanan khas daerah yang didatangi.
Mestinya ada tahu bakso, lumpia, wingko babat, brem putih, atau jenang krasikan. Tapi yang kubawa adalah tape singkong khas Bondowoso.
Opo tumon?
Rangkasbitung, 1 Januari 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan