Jumari Tito, S.Pd, M. Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
De Djawatan, Pesonanya bikin gregetan (T.358)

De Djawatan, Pesonanya bikin gregetan (T.358)

Negeri Blambangan, Negeri Sun rise of Java, Negeri Gandrung, Negwri penuh mistis, Negeri yang mempunyai banyak pesona alam yang melimpah ruah baik darat maupun airnya. Adat Budaya yang sangat kental dengan kemistisan akan membawa kita ke jaman era kerajaan. Namun, penulis akan mngulas sebagian kecil tempat wisata yang sangat fenomenal di kawasan negeri Minak Jinggo yaitu De Djawatan.

Mari kita kupas habis tentang awal adanya De Djawatan yang telah menjadi Destinasi wisata andalan di Kabupaten Banyuwangi. De Djawatan awalnya adalah kawasan hutan milik Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, yang digunakan untuk keperluan kehutanan, seperti pengelolaan kayu jati. Area ini merupakan tempat penanaman pohon trembesi (Samanea saman), yang ditanam sejak zaman kolonial Belanda. Pohon-pohon trembesi tersebut sengaja ditanam untuk fungsi konservasi sekaligus menjadi tempat penampungan air hujan karena memiliki kemampuan menyerap air yang tinggi.

Nama De Djawatan sendiri berasal dari kata "Jawatan," yang berarti institusi atau bagian dari pemerintahan. Pada zaman Belanda, lokasi ini digunakan oleh pemerintah kolonial sebagai pusat kegiatan pengelolaan hutan di wilayah Banyuwangi.

Seiring waktu, kawasan ini tidak lagi dimanfaatkan hanya untuk pengelolaan kayu, tetapi diubah menjadi area wisata. Transformasi ini dipelopori oleh Perhutani bersama pemerintah daerah Banyuwangi. Tujuannya adalah untuk memanfaatkan keindahan alam dan potensi ekowisata yang ada di tempat tersebut.

Pada tahun 2017, kawasan ini mulai dikenal oleh masyarakat sebagai destinasi wisata berkat keindahan hutan trembesi yang menyerupai latar film-film fantasi. Pohon-pohon besar dengan cabang yang menjulur tinggi menciptakan suasana seperti berada di "hutan ajaib." Karena itu, De Djawatan sering disebut sebagai "Hutan Fantasi Banyuwangi."

Kini, De Djawatan telah berkembang menjadi salah satu destinasi wisata alam terpopuler di Banyuwangi. Beberapa daya tarik utamanya meliputi:

Hutan TrembesiPohon-pohon trembesi yang besar dan rindang menciptakan suasana sejuk dan instagrammable. Banyak wisatawan datang untuk berfoto di tengah keindahan hutan ini.

Fasilitas Wisata

Spot foto unik: Berbagai dekorasi kreatif dibuat untuk memenuhi kebutuhan wisatawan yang gemar fotografi. Penyewaan kuda dan delman: Wisatawan bisa berkeliling area hutan dengan kuda atau delman untuk pengalaman yang lebih berkesan. Area kuliner: Terdapat warung dan kios makanan untuk menikmati hidangan khas Banyuwangi.

Ekowisata dan EdukasiDe Djawatan juga menjadi tempat edukasi tentang pentingnya konservasi alam dan pelestarian hutan.

De Djawatan sering dibandingkan dengan Hutan Fangorn di film The Lord of the Rings karena suasananya yang magis. Udara yang segar, pemandangan pohon raksasa, dan suasana tenang membuatnya menjadi tempat yang ideal untuk relaksasi dan melepas penat dari kesibukan kota. De Djawatan yang mempunyai suasana yang magis dapat dijadikan lokasi syuting film nasional seperti: Bersekutu dengan Setan, Kupu-kupu kertas, Yowis Ben 3, dan Jeritan Malam.

De Djawatan kini menjadi salah satu ikon pariwisata Banyuwangi. Kehadirannya membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar melalui sektor pariwisata. Selain itu, kawasan ini juga menjadi contoh keberhasilan dalam mengembangkan wisata berbasis alam tanpa merusak ekosistem.

Adakah yang pembaca gurusiana mau kesini? Insyaallah saya bisa mengantarkan dengan senang hati.

=======================================================

Garahan, 23 Januari 2025/Kamis Kliwon, 23 Rajab 1446 H, 16.39 WIB

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post