Menutup malam (T.350a)
Kelopak mata menahan kantuk tak terkira
Malam beranjak larut dalam gantungan kelam
Terlalu sunyi untuk di dengarkan
Tak lagi ada cerita bisa tersampaikan
Lelap dalam tidur penghuni bumi
Bulan sabit menggantung di tiang langit
Bintang mengiring tuk bersinar
Duduk menatap langit
Bersama lentera bersanding
Mengadu pada malam
Malam hanya diam tak bergeming
Berbicara pada angin
Dengan sapaan lembut dalam desir
Tak bisa menolong
Jauh dalam hati menyimpan rahasia
Untuk disampaikan kepada yang Mahakuasa
Barangkali ungkapan hati terdengar
Tersampaikan ke langit ketujuh
Aku ingin tahu apakah terkabul dalam doa
Sebelum menutup malam
Doa malamku jangan terhenti di angkasa
Seperti bulan sabit malam ini
Menggantung diam dalam malam
Perlahan kelelahan mata tak bisa terbuka
Beranjak pergi menutup jendela
Merebahkan diri dalam tikar pandan
Berucap bismikallahumma Ahya waa bismika amuut
Ku pasrahkan hidup dengan menyebut nama-Mu
Dalam tidurku berteman mimpi
Menyebut nama-Mu ketika Sukma melayang
Seakan tubuh terbujur mati
Ku tutup malamku dengan syahadat dan ampunan
Juga Hamdalah atas nikmat hari ini
====================================================
Garahan, 15 Januari 2025/Rabu, 15 Rajab 1446 H, 23.54 WIB
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
