Terlalu Sore (T.369)
Sang Surya baru sepenggal jari
Berada di ufuk barat
Hendak berangkat tidur dalam peraduan
Aku masih duduk diberanda
Menikmati sore berjingga
Secangkir kopi aku sruput
Hangat dalam kerongkongan
Jatuh dalam lambung
Berpikir selintas tentang hidup
Rumah tangga yang telah dibina
Menjadi suami telah belasan tahun
Anak pun mulai membesar
Biaya hidup semakin melambung
Anak pertama sudah hampir dewasa
Akan mengejar cita-cita di bangku kuliah
Begitu juga anak-anak yang lain
Butuh anggaran yang masih relatif ringan
Suatu hari nanti bila menemukan pasangannya
Mereka akan hidup dengan keluarganya
Tinggallah aku dan istriku dirumah
Akan menikmati sore dan malam berdua
Seperti yang aku rasakan sore ini
Ah terlalu sore aku pikirkan
Anak-anakku mengejar impian
Sebaiknya aku memikirkan hal yang ringan saja
Nanti akan tiba masanya
Sebaiknya aku menemani mereka
Sampai nanti di penghujung harapan
===================================================
Garahan, 23 Februari 2025/ Ahad, 24 Sya'ban 1446 H, 21.21 WIB
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
