Menangislah Nak! (T.392)
Perih, Pilu, tersayat hati ini karena tangismu nak...
Butiran air matamu tumpah tak terbendung
Batinnu sangatlah terluka
Tanpa ada yang menyeka air matamu
Orang kau cintai dan sayangi telah tiada
Saat waktu lebaran telah tiba
Siapa yang akan merangkulmu
Siapa yang memelukmu
Siapa menggandeng tanganmu
Siapa memdekapmu wahai putri mungil
Bukan baju baru lebaran kau impikan
Bukan pula sepatu menghias kakimu
Bukan juga hijab melilit kepalamu
Dalam hatimu memohon kepada Tuhan
Wahai Allah kembalikan ayah ibuku
Pulangkan mereka ke pangkuanku
Aku rindu mereka
Aku rindu belaian tangan mereka
Aku sayang mereka
Mengapa nyawa mereka kau ambil
dari tangan mungilku ini
Mengapa kau tega renggut kebahagiaanku
Disaat aku sendiri menghadapi kejamnya dunia
Allahu Akbar....Allahu Akbar....Allahu Akbar
Laa ilaha illallahu waallahu Akbar
Allahu Akbar walillahilham
Gema takbirmu semakin meruntuhkan hatiku
Semakin membuatku pilu dan sedih
Kemana harus ku cari kebahagiaan ini Ya Allah
Tangis anak tak berdosa membelah langit
Derai air matanya menghunjam bumi
Lara hatinya semakin menganga
Kala memandang dua Nisan dihadapannya
Kembali air matanya mengalir deras
Ayah mama...
Mengapa kalian tega meninggalkanku
Akankah aku menyusul kalian
Sehingga bertemu kalian di alam sana
Mampukah aku bertahan tanpa kalian
Ayah mama....
Semoga kalian mendoakan aku
Untuk bertahan tanpa kehadiran kalian
Sampai aku menemukan kebahagiaan yang abadi
Tangan si anak mengusap dua nisan tak bernyawa
Sesunggukan pergi menjauh dari kubur
Anak mungil kemarilah nak
Aku siap menjadi orang tuamu
Ada istriku yang akan menjadi mamamu
Ada anak-anakku menjadi saudaramu
Ada rumahku yang sederhana tempat berteduh
Ada banyak limpahan kasih sayang
Ada belaian yang kau rindukan
Usaplah air matamu
Sambut lebaran bersama kami dengan senyum bahagia
====================================================
Garahan, 20 Maret 2025/Kamis, 20 Ramadhan 1446 H, 00.42 WIB
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
