Tak kenal gender (T.376)
Blurb:
Tito adalah seorang guru yang memiliki kecintaan mendalam terhadap seni tari. Namun, sebagai laki-laki, pilihannya untuk menari sering mendapat cemoohan dari lingkungan sekitar khususnya di lingkungan Madrasah tempat ia mengajar . Sejak kecil, ia berjuang melawan stigma bahwa menari bukan untuk laki-laki. Tekadnya tidak goyah, meski harus menghadapi penolakan lingkungan. Dengan semangat dan kegigihan, Tito membuktikan bahwa tari adalah bagian dari budaya yang tak mengenal gender. Perjalanannya penuh dengan lika-liku, air mata, dan kebanggaan. Mampukah ia meraih penerimaan dan menginspirasi generasi muda? Sebuah kisah inspiratif tentang keberanian dan perjuangan mengikuti hati.
=====================================================
Garahan, 02 Maret 2025/Ahad, 02 Ramadhan 1446 H, 03.39 WIB
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
