Jumari Tito, S.Pd, M. Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Uban (T.389)

Uban (T.389)

Ketika di beranda rumah pada sore hari, sambil menunggu waktu berbuka puasa, duduk di kursi sembari melihat orang lalu lalang didepan rumah, tangan ini terasa tidak sengaja mengangkat jari-jari ke dagu dan mencabut jenggot yang tidak seberapa panjang dan lebat hanya ada beberapa helai saja. Ketika sehelai rambut tercabut alangkah girangnya ternyata rambut berwarna putih alias uban, berarti saya sudah mulai condong menuju sore. Ternyata uban itu mempunyai fakta yang belum saya ketahui sebelumnya, Apa saja itu yuk kita baca artikel ini sampai tuntas.

Fakta Uban Menurut Ilmu Pengetahuan:

 

Proses Penuaan Alami: Uban terjadi ketika sel-sel melanosit yang memproduksi pigmen melanin di folikel rambut mulai berkurang seiring bertambahnya usia. Melanin inilah yang memberi warna pada rambut.

Faktor Genetik: Genetika memainkan peran penting dalam menentukan kapan seseorang mulai beruban. Jika orang tua Anda mengalami uban di usia muda, kemungkinan besar Anda juga akan mengalaminya.

Stres dan Gaya Hidup: Stres yang berlebihan dapat mempercepat munculnya uban. Pola makan yang buruk, kurang tidur, dan paparan polusi juga dapat memengaruhi kesehatan rambut.

Kondisi Medis: Beberapa kondisi medis, seperti vitiligo, gangguan tiroid, dan kekurangan vitamin B12, dapat menyebabkan rambut kehilangan pigmennya.

Faktor Lingkungan: Paparan radikal bebas dan polusi dapat merusak sel melanosit, yang berkontribusi pada perubahan warna rambut.

 

Fakta Uban Menurut Agama Islam:

Tanda Kebijaksanaan dan Kemuliaan: Dalam Islam, uban dianggap sebagai tanda kemuliaan dan pengalaman hidup yang panjang. Rasulullah SAW bersabda, "Janganlah kamu mencabut uban, karena ia adalah cahaya seorang Muslim pada Hari Kiamat." (HR. Abu Dawud)

Anjuran Mewarnai Uban: Islam memperbolehkan mewarnai uban, tetapi dengan syarat tidak menggunakan warna hitam murni. Rasulullah SAW bersabda, "Ubah warna uban ini, tetapi hindarilah warna hitam." (HR. Muslim)

Pengingat akan Kematian: Uban juga dianggap sebagai pengingat bahwa manusia semakin mendekati akhir hidupnya, sehingga diharapkan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pahala untuk Kesabaran: Seseorang yang menerima uban dengan ikhlas dan sabar akan mendapatkan pahala dari Allah SWT, sebagaimana disebutkan dalam hadis.

 

Manusiawilah ketika ada rambut putih tumbuh ada rasa was-was dan khawatir sehingga menarik hipotesa yaitu ah ternyata saya sudah tidak muda lagi dan di ambang sore berbau tanah hahaha...Bagaimana pendapat bapak/ibu/saudara yang mulai ada uban menghiasi kepala kita?

Dengan demikian, baik dari sisi ilmu pengetahuan maupun Islam, uban memiliki makna yang mendalam dan patut disyukuri.

==================================================

Garahan, 17 Maret 2025/ Senin, 17 Ramadhan 1446 H, 18.10 WIB

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post