Ukuran sama (T.398a)
"Ayah lebaran ini mau beli baju, sarung, sandal, kopyah ya?"
Tanya istri ketika, saya berada di ruang keluarga.
"Terserah mama, mau dibelikan boleh tidak beli tidak apa-apa, asal anak-anak di dahulukan dulu beli bajunya." Jawabku sambil memegang HP.
"Baiklah ayah besok kita ke toko baju," ajak istri.
"Mama sama Balqiz saja ke toko baju, mama sudah tahu ukuran baju dan sandal ayah, ayah malas keluar rumah kalau lagi puasa,"
"Iya ayah, besok mama sama Balqiz tapi ayah jaga toko kita ya sama Fathir,"
"Iya ma, beres."
Keesokan harinya, istri saya dan Balqiz sudah bawa beberapa tas berisi baju baru.
"Yah coba dulu baju, sarung dan sandalnya yah, kalau kurang besar bisa di tukar." Anjur istri sambil membawa tiga tas ke hadapan saya.
Satu persatu baju, sandal dan kopyah juga celana, saya coba di hadapan istri yang telah memperjuangkan membeli keperluan saya untuk menyambut lebaran tahun ini.
"Ma kok semuanya presa body ya,?" Ada keheranan merasuk hati.
"Yah, sekarang tubuh ayah tidak semakin besar atau tinggi, berbanding terbalik dengan Fathir semakin hari tubuhnya semakin besar dan tinggi," jelas istri memungut baju dan kawan-kawannya untuk dibereskan kembali.
"Maksudnya bagaimana ma?" Tanya saya
"Ayah, semua ukuran baik baju, celana, sandal dan kopyah, mama ngukur badan Fathir, Antara badan ayah dengan Fathir tidak jauh beda hehehe,"
"Lebaran tahun ini, ukuran baju ayah dan Fathir sama hahaha," lanjut penjelasan istri saya.
Ya Allah, terasa sekali kalau anak-anak saya sekarang mulai besar sedangkan pertumbuhan dan perkembangan tubuh saya tidak mengalami perubahan signifikan. Lebaran yang akan datang pastinya akan berbeda lagi semakin besar semakin jumbo bajunya juga pengeluaran semakin besar pula.
====================================================
Garahan, 28 Maret 2025/Jum'at, 28 Ramadan 1446 H, 20.02 WIB
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
