Berasap (T.407a)
Masih seputar lebaran, yayang bebeb mengatakan bahwa hari ini ada rencana silaturahmi ke keponakan yang ada di kecamatan lain yaitu Jenggawah tepatnya di desa Gayasan A Mutarwan berjarak 30 Kilometer, berlanjut ke Kecamatan Mayang tepatnya di desa Seputih, Mumbulsari dan terakhir di Tegal Gusi Mayang. dari desa saya Garahan dengan membawa tiga anak dan kakak sepupu beserta istrinya. Tentunya harus bawa mobil, mana mungkin bawa sepeda motor? tapi bisa juga pakai sepeda motor asal satu sepeda motor berboncengan, Akan tetapi, Yayang bebeb menguatkan alasan yaitu kalau sore hari cuacanya hujan, akhirnya keputusan membawa mobil walaupun mobilnya usianya sudah agak tua.
Mobil dipanaskan sejenak agar mesin mobil bisa beradaptasi dengan suhu mesin dan memperlancar sirkulasi bahan bakar dan oli pada mesin. Kondisi mesin mulus, air radiator penuh, bahan bakar tinggal beli, rem sangat aman karena kemarin di bulan puasa sudah diperbaiki. Sementara, para pengikut sudah berdandan dan bersiap-siap bepergian dengan harum mewangi. Melajulah mobil ke arah barat untuk mencari kitab suci di jam 08.00 pagi hehehe...
Hanya membutuhkan waktu 45 menit, Tiba di rumah keponakan untuk bersilaturahmi yang terletak ditengah sawah rumahnya dan rumah terakhir di lingkungan kampung itu. Hampir satu jam bertamu, segeralah berpamitan kepada tuan rumah untuk melanjutkan perjalanan mencari kitab suci ke arah kecamatan Mayang dengan mencari jalan alternatif untuk sampai ke rumah kakak ipar di Seputih, Alangkah terkejutnya semua pengikut mencium aroma karet terbakar, suara deringan dan asap pada mesin, akhirnya mobil menepi dengan perasaan was-was, semua pengikut keluar mobil dan saya segera membuka mesin dalam kondisi panas dan berasap sambil lalu mencari sumber asap, akhirnya di temukan ada asap dibawah dinamo mesin, sambil lalu mendinginkan mesin, saya mencoba menelpon sahabat terdekat yang berada di Mumbulsari namun tidak ada bisa membantu karena masih dalam suasana lebaran di luar desa. Ada satu nama yang saya telpon seorang perempuan dan siap membantu tapi bukan dirinya yaitu anak sulungnya. Di tengah kepanikan disertai kecemasan semua pengikut yang berada di tengah tebu yang membelah jalan raya, ada satu nama yang siap membantu. Alhamdulillah, setelah di cari ada sumber utama akibat mengepulnya asap yaitu bocornya pipa radiator ke mesin akibat tergesek dengan karet vanbel AC. Dengan segala jerih payah di tambah oleh Ainul anak sahabat saya, namun sebelumnya Ainul bersama saya pulang kerumahnya untuk membawa air untuk radiator dan oli mesin sebagai tambahan karena dirasa olinya minta ditambah. Hampir dua jam diperbaiki namun tidak membuahkan hasil karena lem yang digunakan pada lubang pipa tidak kuat. Dengan perasaan berat hati, saya harus bertahan dengan kondisi pipa radiator yang bocor ke rumah ipar yang berada di desa Seputih. Sekali-kali mobil berhenti untuk mengecek kondisi air radiator dan mengisi air kembali begitu seterusnya sampai ke rumah ipar, selesai bersilaturahmi jam 5 sore pulang ke rumah dengan membawa perasaan khawatir di atas mobil, Alhamdulillah sampai dirumah ada perasaan lega yang tak berkesudahan.
========================================================
Garahan, 06 April 2025/Ahad, 07 Syawal 1446 H, 23.58 WIB
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
