Jumari Tito, S.Pd, M. Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Terus Berkarya Dari Tangan Sederhana Lahir Aksesoris Penuh Makna (T.476)

Terus Berkarya Dari Tangan Sederhana Lahir Aksesoris Penuh Makna (T.476)

Dalam dunia seni, keindahan tidak hanya tercipta dari panggung megah atau kostum berkilau. Kadang, keindahan lahir dari ruang sederhana, dari tangan yang penuh ketekunan dan hati yang mencintai budaya. Itulah yang saya rasakan dalam perjalanan saya sebagai perajin aksesoris tari dan karnaval. Meski bukan seniman besar, saya terus berusaha berkarya—memberikan warna pada dunia seni melalui sentuhan tangan sendiri.

Hari ini, saya berhasil menyelesaikan dua set aksesoris tari Papua. Sebuah pencapaian kecil, tapi bermakna besar. Aksesoris ini bukan sekadar pelengkap busana. Ia adalah cerminan dari semangat dan jati diri budaya timur Indonesia yang kaya akan warna, simbol, dan energi. Proses pembuatannya cukup melelahkan, namun setiap lem bulu yang menempel, setiap manik yang dijahit satu per satu, saya lakukan dengan cinta.

Saya percaya bahwa budaya harus dijaga dan diwariskan. Maka dari itu, saya memutuskan untuk mulai merangkai sendiri aksesoris tari dan karnaval, terlebih saat melihat kebutuhan di sekolah atau acara daerah yang seringkali terkendala biaya. Daripada membeli mahal, mengapa tidak mencoba membuat sendiri? Dari situlah semuanya bermula. Dengan bahan seadanya, dari toko lokal atau bahkan barang bekas yang bisa diolah, saya mulai berkarya.

Setiap hari adalah ruang belajar. Kadang gagal, kadang berhasil. Tapi saya percaya, selama masih ada niat dan cinta, karya akan terus lahir. Aksesoris yang saya buat sudah dipakai dalam berbagai kegiatan sekolah, pertunjukan seni, dan karnaval desa. Melihat anak-anak tampil percaya diri memakai hasil karya saya, adalah kebahagiaan yang tak bisa dibeli.

Dua set aksesoris tari Papua hari ini adalah bentuk nyata bahwa berkarya tak harus menunggu sempurna. Selama tangan ini masih bisa bergerak dan hati masih mencintai budaya, saya akan terus membuat, merangkai, dan menghidupkan keindahan lewat aksesoris seni. Karena bagi saya, setiap karya adalah doa, setiap jahitan adalah harapan agar budaya kita tetap hidup dan dicintai.

================================================================

Garahan, 14 Juni 2025 / Sabtu Pahing, 17 Dzulhijjah 1446 H, 00.14 WIB

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post