Prestasi, Refleksi dan Motivasi dari PORSENI Jawa Timur (T.502a)
Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) Provinsi Jawa Timur tahun 2025 yang digelar pada 7–9 Juli di Kabupaten Jember menjadi momentum yang luar biasa. Ribuan siswa madrasah dari seluruh penjuru Jawa Timur hadir untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di bidang olahraga dan seni. Alhamdulillah, kebanggaan besar dirasakan oleh seluruh warga Madrasah di Kabupaten Jember karena berhasil meraih juara umum tingkat Madrasah Ibtidaiyah dalam ajang bergengsi ini. Sebuah prestasi yang bukan hanya hasil dari latihan, tetapi juga hasil dari semangat, kerja keras, dan kolaborasi berbagai pihak.
Namun, di balik kemeriahan dan kesuksesan PORSENI tahun ini, tersimpan sebuah kenangan pribadi yang terus membekas dalam ingatan saya. Sebuah kisah dari tahun 1994, saat saya masih duduk di bangku kelas 2 MAN 2 Jember. Saat itu, saya terpilih sebagai salah satu kontingen lomba baca puisi putra mewakili madrasah saya dalam ajang PORSENI MA se-Jawa Timur. Terpilihnya saya tentu bukan tanpa usaha. Saya ditempa dan dilatih berbulan-bulan oleh seorang kakak kelas yang sangat sabar dan tekun bernama Mbak Hana. Ia tidak hanya mengajarkan teknik membaca puisi yang benar, tapi juga menanamkan semangat dan percaya diri dalam diri saya.
Namun sayang, semua persiapan dan latihan panjang itu tidak pernah sampai ke panggung lomba. Beberapa hari sebelum keberangkatan, saya memutuskan untuk mengundurkan diri. Bukan karena tidak mampu, bukan karena tidak percaya diri, tapi karena saya tidak memiliki uang saku yang cukup untuk berangkat dan bertahan selama kegiatan berlangsung. Ironisnya, saya tidak tahu bahwa sebenarnya pihak sekolah sudah menyiapkan dana saku untuk para peserta. Karena tidak bertanya dan malu mengungkapkan keadaan, saya melewatkan kesempatan besar dalam hidup saya.
Waktu tidak bisa diputar ulang, dan penyesalan pun tidak pernah datang di awal. Tapi dari situlah saya belajar. Saya tidak ingin selamanya hidup dalam penyesalan. Saya tidak ingin kekurangan menjadi tembok yang menghalangi mimpi dan potensi saya. Justru dari peristiwa itu, saya mulai mengubah pola pikir (mindset) bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk menyerah. Saya belajar bahwa keberanian untuk bertanya, bersikap terbuka, dan percaya pada bantuan orang lain bisa menjadi jembatan menuju keberhasilan.
Kini, setiap kali saya melihat siswa-siswa madrasah bertanding dengan semangat dan senyum di wajah mereka, saya selalu teringat pada masa lalu saya. Saya melihat diri saya yang dulu, namun kali ini saya melihatnya dengan lebih optimis. Saya percaya bahwa setiap anak madrasah punya potensi luar biasa, dan tugas kita sebagai guru, orang tua, dan masyarakat adalah memberi mereka kesempatan dan semangat untuk melangkah sejauh mungkin.
Kesuksesan Jember menjadi juara umum di PORSENI tahun ini menjadi bukti bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. Semoga ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa madrasah di Jawa Timur, bahwa siapa pun kita, dari mana pun asal kita, dan apapun latar belakang kita, kita bisa berprestasi asalkan ada kemauan dan usaha.
Akhirnya, kepada para siswa yang sedang berjuang di bidangnya masing-masing, saya ingin berkata: Jangan takut gagal, jangan takut mencoba, dan jangan biarkan keterbatasan membuat kalian berhenti melangkah. Karena prestasi besar selalu dimulai dari langkah kecil yang penuh tekad. Dan siapa tahu, langkah kecil itu akan mengantar kalian menjadi inspirasi besar di masa depan.
Sumber foto:
**(censored)**
Selamat dan sukses untuk seluruh kontingen PORSENI Jawa Timur 2025. Semoga kemenangan ini menjadi awal dari kejayaan madrasah bermutu dan mendunia!
================================================================
Garahan, 10 Juli 2025 / Kamis Pon, 14 Juli 1447 H, 10.49 WIB
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
