Tadabbur Alam Hari Ketiga Matsama Belajar dari Banjir Bandang di Biskit Reborn (T.508a)
Hari ketiga kegiatan Masa Ta'aruf Madrasah (Matsama) atau Masa Pengenalan Lingkungan Madrasah (MPLM) diisi dengan kegiatan Tadabbur Alam yang penuh makna. Seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 bersama para guru melakukan perjalanan kaki sejauh 3,1 km menuju Wanawisata Kolam Renang Biskit Reborn di Desa Sumberjati lokasi yang beberapa waktu lalu dilanda banjir bandang dahsyat.
Setibanya di lokasi, anak-anak diberi waktu sekitar 30 menit untuk beristirahat, makan, dan mengamati langsung kondisi kawasan yang berubah total. Kolam renang yang dulu ramai kini hanya menyisakan puing-puing beton, musholla yang hilang, jembatan yang terhanyut, serta sungai kecil yang kini melebar dan dalam. Sisa kayu glondongan tampak berserakan sepanjang aliran sungai, memberikan pelajaran nyata tentang dampak bencana alam.




Dalam kesempatan ini, saya dipercaya menjadi pemateri dengan tema “Save the Earth”. Materi yang saya sampaikan mengajak para siswa untuk merenungi dampak banjir bandang secara langsung. Saya jelaskan bahwa penyebab utama bencana ini bukan hanya curah hujan tinggi, tetapi juga karena penebangan liar dan kerusakan hutan di lereng Gunung Raung.
Para siswa diajak berdiskusi tentang pentingnya menjaga hutan sebagai penyangga air dan tanah. Kami juga berdialog tentang langkah nyata yang bisa dilakukan, seperti tidak menebang pohon sembarangan, menanam pohon kembali, serta menjaga kebersihan sungai.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mengenal lingkungan madrasah, tapi juga belajar mencintai bumi, memahami akibat kerusakan alam, dan tumbuh kesadaran untuk menjadi generasi penyelamat lingkungan.
=========================================================
Garahan, 16 Juli 2025 / Rabu, 20 Muharram 1447 H, 12.40 WIB



Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
