Bab 14 Hujan yang Dinanti (T.545)
Beberapa hari kemudian, langit gurun tampak berbeda. Awan kelabu menggantung rendah, membawa suasana sejuk yang jarang sekali datang. Unta Kecil menatap langit dengan mata berbinar:
“Bu, apakah akan turun hujan?” tanyanya penuh harap.
Ibu mengangguk pelan:
“Sepertinya begitu, Nak. Tapi hujan di gurun tidak datang dengan cepat. Kita harus menunggu.”
Unta Kecil mengangkat kepalanya tinggi-tinggi, menatap awan:
“Kalau begitu, aku akan berdiri di sini sampai hujan turun!” katanya semangat. Ia berharap tetesan air segera membasahi kepalanya.
Menit demi menit berlalu, tapi tidak ada hujan. Hanya angin sejuk yang berhembus. Unta Kecil mulai gelisah:
“Bu… kok belum juga?”
Ibu tersenyum:
“Awan sedang berkumpul. Mereka butuh waktu untuk cukup berat agar menjatuhkan hujan.”
Unta Kecil mengerutkan dahi:
“Tapi aku maunya sekarang…”
Ibu menepuk bahunya:
“Kalau kamu hanya memikirkan kapan hujan datang, waktu akan terasa lama sekali. Bagaimana kalau kita sambil melakukan sesuatu?”

Akhirnya, mereka duduk di dekat sebuah batu besar. Ibu mengajarkan Unta Kecil menghitung bentuk awan:
“Itu seperti unta besar,” kata Ibu sambil menunjuk ke langit.
Unta Kecil tertawa:
“Dan itu seperti kendi air yang tumpah!”
Mereka terus bermain menebak bentuk awan. Tanpa sadar, waktu berlalu, dan suara “tik… tik…” kecil terdengar di pasir. Unta Kecil terkejut:
“Bu! Hujan! Hujan!”
Tetesan air semakin banyak, membasahi bulu dan wajah mereka. Bau khas tanah basah memenuhi udara. Unta Kecil melompat-lompat kegirangan:
“Akhirnya! Setelah lama menunggu!”
Ibu tersenyum lembut:
“Lihat? Ketika kamu menikmati proses menunggu, hujan terasa datang lebih cepat, kan?”
Unta Kecil mengangguk:
“Iya… ternyata menunggu nggak selalu membosankan.”
Hujan hanya berlangsung sebentar, tapi cukup untuk membentuk genangan kecil di tanah. Unta Kecil segera menunduk dan minum airnya yang segar. Ia merasa bahagia, bukan hanya karena hujannya, tapi karena ia belajar bahwa kesabaran bisa membuat penantian menjadi indah.
=================================================================
Garahan, 22 Agustus 2025 / Jumat, 27 Safar 1447 H, 08.00 WIB

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
