Jumari Tito, S.Pd, M. Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Episode 2 Ratu Semut yang Bijaksana (T.563)

Episode 2 Ratu Semut yang Bijaksana (T.563)

Pagi itu, cahaya matahari menyinari hutan dengan hangat. Embun masih menempel di dedaunan, dan udara terasa segar. Seperti biasa, ribuan semut mulai keluar dari sarang mereka dengan barisan rapi. Ada yang membawa butiran pasir untuk memperkuat dinding sarang, ada yang pergi mencari makanan, dan ada pula yang menjadi penjaga di pintu masuk.

Namun, sebelum semua semut berangkat bekerja, mereka berkumpul di ruang besar di dalam sarang. Hari itu, ratu semut ingin berbicara kepada seluruh kaumnya. Ruang itu terang karena sinar matahari masuk melalui lubang kecil di atas, membuat suasana terasa hangat dan penuh semangat.

Ratu semut adalah pemimpin yang sangat bijaksana. Tubuhnya lebih besar daripada semut-semut lainnya, dan matanya tampak penuh kasih sayang. Ia dikenal sebagai ratu yang selalu memikirkan kesejahteraan kaumnya. Setiap keputusan yang ia ambil selalu berdasarkan musyawarah dengan para semut tua yang menjadi penasihatnya.

“Wahai anak-anakku,” ujar sang ratu dengan suara lembut namun tegas, “hari ini kita akan menghadapi musim panas yang lebih panjang dari biasanya. Itu artinya, kita harus lebih giat mengumpulkan makanan. Jangan sampai ada satu pun dari kita yang kelaparan.”

Semua semut mendengarkan dengan penuh perhatian. Tidak ada yang berisik, tidak ada yang mengobrol sendiri. Mereka tahu bahwa setiap kata yang diucapkan sang ratu sangat penting untuk kelangsungan hidup mereka.

Sang ratu melanjutkan, “Ingatlah selalu, kita adalah makhluk kecil, tapi Allah memberi kita kekuatan yang besar jika kita bekerja sama. Jangan pernah ada di antara kalian yang malas atau enggan membantu temannya. Karena satu semut yang malas bisa membuat barisan kita terhambat, dan satu semut yang egois bisa membuat persediaan kita berkurang.”

Nala, semut kecil yang penuh rasa ingin tahu, mendengarkan dengan mata berbinar. Ia kagum dengan cara ratu semut berbicara. Kata-kata ratu selalu penuh dengan hikmah. Dalam hati, Nala berjanji akan menjadi semut yang rajin dan tidak akan mengecewakan ratu.

Setelah memberikan nasihat, ratu semut menutup dengan doa.

“Ya Allah, Engkau yang memberi kami kehidupan dan rezeki. Jadikanlah kami hamba-hamba-Mu yang selalu bersyukur. Lindungilah kami dari bahaya, dan berkahilah makanan yang kami kumpulkan.” Semua semut mengangkat antena mereka sebagai tanda ikut berdoa. Suasana terasa khidmat dan penuh ketenangan.

Setelah itu, pasukan semut berbaris rapi. Mereka keluar dari sarang menuju tempat-tempat yang telah ditentukan. Ada yang pergi ke ladang gandum yang tak jauh dari hutan, ada yang ke kebun buah, dan ada yang menuju sungai. Semua bergerak dengan semangat baru setelah mendengar nasihat sang ratu.

Di perjalanan, Nala berjalan bersama temannya, Binu.

“Binu, apakah kau juga merasa ratu kita sangat bijaksana?” tanya Nala sambil membawa sebutir kecil biji.

Hari itu berjalan dengan penuh semangat. Semua semut berhasil membawa banyak makanan kembali ke sarang. Ketika malam tiba, mereka kembali berkumpul di ruang besar. Ratu semut menyambut mereka dengan gembira.

“Alhamdulillah, hari ini kalian sudah bekerja keras. Lihatlah, persediaan kita semakin bertambah. Ingatlah, semua ini adalah nikmat dari Allah. Mari kita syukuri dengan berbagi dan menjaga kebersamaan.”

Para semut pun bersorak gembira dengan cara mereka: menggetarkan antena dan kaki-kaki kecilnya. Nala merasakan kebahagiaan yang luar biasa. Ia sadar, hidup bersama ratu semut yang bijaksana membuat mereka semua selalu dalam kebaikan.

Malam itu, sebelum tidur, Nala kembali berdoa dalam hati. “Ya Allah, jadikanlah aku semut yang rajin, bersyukur, dan selalu patuh kepada pemimpin. Lindungilah kami dari bahaya, dan beri kami kekuatan untuk bekerja sama.”

Dengan doa itu, Nala pun tertidur lelap, sementara di luar sana bintang-bintang berkelip indah di langit hutan yang ramai.

===================================================================

Garahan, 09 September 2025 / Selasa, 16 Rabiul Awal 1447 H, 07.42 WIB

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post