Kabupaten Jember menjadi tuan rumah MTQ XXXI Provinsi Jawa Timur (T.566a)
Bulan Juli 2005 tepatnya tanggal 7-9 Juli kemarin Kabupaten Jember menjadi tuan rumah Pekan Olah raga dan Seni (PORSENI) tingkat Provinsi Jawa Timur jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (Mts) sampai Madrasah Aliyah (MA) yang membawa Kabupaten Jember sebagai juara umum pada Porseni kali ini. Sekarang, Kabupaten Jember menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Provinsi Jawa Timur.
Tentunya sebagai tuan rumah akan menyambut para tamu yang akan berlomba yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur yaitu 38 Kabupaten/kota. Ajang bergengsi ini tentunya setiap daerah telah mempersiapkan atlitnya menjadi juara. Memupuk semangat persatuan (Ukhuwah Islamiyah) adalah tujuan MTQ selain itu MTQ ini menjadi arena syiar dan dakwah dan tak kalah penting bagi warga Kabupaten Jember membuka peluang besar bagi perekonomian lokal tentunya perekonomian berjalan lancar.
MTQ tidak sekadar menjadi ajang syiar Islam dan dakwah, tetapi juga wadah untuk mempererat persaudaraan sekaligus mendorong tumbuhnya perekonomian masyarakat. Selain perlombaan, penyelenggara menghadirkan beragam kegiatan pendukung seperti pameran produk UMKM, pertunjukan seni Islami, bazar kreatif, hingga aksi sosial bernuansa keagamaan. Dengan pendekatan yang terbuka dan merangkul semua kalangan, MTQ XXXI tampil sebagai pesta kebersamaan yang membawa dampak positif, baik secara spiritual, sosial, maupun ekonomi bagi warga.
Tema MTQ XXXI Jawa Timur 2025 mengusung pesan “Dengan MTQ XXXI Tingkat Jawa Timur, Kita Rawat Nilai-Nilai Al-Qur’an Menuju Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara.” Gelaran akbar ini dijadwalkan berlangsung pada 11–20 September 2025 dengan serangkaian agenda keagamaan, budaya, dan sosial.
Logo resmi MTQ XXXI Jawa Timur 2025 dirancang dengan pendekatan visual yang memadukan logogram dan logotype. Unsur-unsur Islami berpadu dengan ikon khas Kabupaten Jember, menghasilkan desain yang merepresentasikan semangat dakwah, kekayaan budaya, serta identitas tuan rumah. Dari sinilah lahir sebuah logo yang modern, bernuansa Islami, sekaligus komunikatif dalam menyampaikan makna. Harapannya, logo ini mampu menguatkan citra MTQ sebagai ajang religius yang kompetitif, penuh makna, dan membangkitkan kebanggaan masyarakat Jawa Timur, khususnya Jember.
Makna Simbol dalam Logo MTQ XXXI
Mushaf Al-Qur’an, Rehal, dan Bintang
Al-Qur’an menjadi ikon utama yang diletakkan di bagian atas, menegaskan kemuliaannya.
Rehal melambangkan tradisi Islam dalam menjunjung tinggi ilmu.
Bintang melukiskan sila pertama Pancasila, “Ketuhanan Yang Maha Esa,” sekaligus cahaya petunjuk bagi umat.
Masjid Jami’ Al-Baitul Amien Jember
Masjid bersejarah dengan tujuh kubah megah ini menjadi simbol religius Jember sejak 1980-an.
Kehadirannya dalam logo menegaskan Jember sebagai pusat syiar Islam serta pewaris tradisi keagamaan yang kokoh.
Daun Tembakau dan Budaya Pandalungan
Tembakau mencerminkan kekuatan ekonomi Jember sejak abad ke-19.
Urat daunnya yang bercabang menggambarkan keragaman budaya masyarakat Pandalungan, perpaduan Jawa dan Madura yang memperkaya tradisi dan toleransi sosial.
Kubah Masjid dan Identitas Kota Santri
Kubah masjid melambangkan identitas keislaman Jember dengan ratusan pesantrennya.
Ikon ini juga mengingatkan akan peran pesantren sebagai pusat pendidikan generasi Qur’ani.
Tipografi Khas Jember
Bentuk huruf dalam logo terinspirasi dari alam Jember: pegunungan Argopuro, gumuk-gumuk kecil, hingga pantai.
Elemen ini menegaskan kekayaan lanskap Jember sebagai tuan rumah MTQ.
Filosofi Warna
Emas: melambangkan prestasi, kejayaan, dan cita-cita luhur dalam menyukseskan MTQ XXXI.
Hijau: warna kesukaan Rasulullah SAW, simbol kesuburan, kedamaian, dan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.
Dengan seluruh makna yang terkandung, logo MTQ XXXI Jawa Timur 2025 bukan hanya simbol grafis, melainkan juga representasi dari spirit religius, sosial, budaya, dan identitas daerah Jember sebagai tuan rumah penyelenggaraan.

Maskot Resmi MTQ XXXI Jawa Timur 2025
Maskot yang dihadirkan pada MTQ XXXI adalah seekor penyu bernama “Si Petri”, digambarkan sebagai sosok santri yang pintar, ramah, dan tekun menuntut ilmu. Penyu dipilih karena identik dengan ketekunan, kesabaran, dan perjalanan panjang yang penuh perjuangan—selaras dengan nilai luhur yang ingin ditegakkan dalam MTQ.
Si Petri mengenakan busana khas santri Jember yang mencerminkan budaya Pandalungan, perpaduan tradisi Jawa dan Madura yang menjadi ciri masyarakat setempat. Dengan tampilan ceria dan sikap penuh toleransi, Si Petri bukan sekadar maskot visual, melainkan juga simbol persahabatan dan kebersamaan. Kehadirannya diharapkan mampu mendekatkan MTQ XXXI dengan masyarakat, terutama generasi muda, sehingga mereka lebih bersemangat menyambut perhelatan syiar Al-Qur’an di Jember.
Cabang Lomba MTQ XXXI Dalam MTQ XXXI, berbagai musabaqah digelar untuk menampilkan keindahan bacaan, kekuatan hafalan, serta pemahaman mendalam terhadap Al-Qur’an. Beberapa cabang yang dilombakan antara lain:
Qira’at Al-Qur’an: Membaca Al-Qur’an dengan memperhatikan keindahan suara, kefasihan, dan ketepatan tajwid.
Tilawah Al-Qur’an: Lomba membaca Al-Qur’an dengan tartil, tilawah, dan qiro’ah, terbuka untuk semua usia, termasuk kategori khusus penyandang disabilitas netra.
Hifzh Al-Qur’an: Uji hafalan mulai dari 1 juz hingga 30 juz dengan penilaian pada akurasi bacaan dan konsistensi hafalan.
Fahm Al-Qur’an: Cerdas cermat beregu yang menguji pengetahuan Ulumul Qur’an, tajwid, serta wawasan Islam.
Syarh Al-Qur’an: Lomba pidato beregu untuk mengungkap kandungan Al-Qur’an secara retoris dan menyentuh.
Khat Al-Qur’an: Kompetisi seni kaligrafi Arab dengan kategori naskah, dekorasi, mushaf hias, dan kontemporer.
Tafsir Al-Qur’an: Lomba menafsirkan ayat suci, tersedia dalam bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris.
Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ): Menulis karya ilmiah yang memadukan ajaran Islam dengan fenomena sosial, menekankan gagasan inovatif yang berbasis Al-Qur’an.
Beragam cabang ini digelar di sejumlah lokasi di Jember, mulai dari masjid besar, aula pemerintah, gedung kampus, hingga Islamic Center. Melalui perlombaan ini diharapkan lahir qori, qoriah, hafiz, kaligrafer, dan cendekia Qur’ani yang membawa nama harum Jawa Timur.

Venue dan Lokasi Penting Menurut keterangan LPTQ Jawa Timur, beberapa lokasi strategis dipilih untuk menyukseskan kegiatan:
Sekretariat Panitia: Aula Lantai 1 Kantor Sekretariat Daerah Jember
Sekretariat Penyelenggara: Hotel Aston Jember
Registrasi Peserta: Gedung PKPSO Jember
Pelantikan Dewan Hakim: Aula PB. Sudirman, Pemkab Jember
Pembukaan & Penutupan: Stadion Jember Sport Garden (JSG)
MTQ XXXI Jawa Timur 2025 di Jember diharapkan bukan hanya melahirkan qori-qoriah terbaik, melainkan juga menjadi ajang yang mempererat kebersamaan sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Mulai dari lomba, pameran UMKM, hingga pertunjukan seni Islami, seluruh rangkaian acara dirancang agar Jember benar-benar tampil sebagai pusat syiar Islam dan pesta rakyat Jawa Timur.
=============================================================
Garahan, 12 September 2025 / Jum'at, 19 Rabiul Awal 1447 H, 19.46 H
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
