Episode 12 Domba dan Keputusan (T.603)
Pada suatu hari, Nabi Daud ‘alaihissalam sedang beribadah di mihrabnya. Tiba-tiba, dua orang laki-laki datang memanjat dinding dan masuk ke tempat ibadah itu. Nabi Daud terkejut, namun mereka berkata:
“Jangan takut. Kami datang untuk meminta keputusan yang adil atas perselisihan kami.”
Salah seorang berkata:
“Saudaraku ini memiliki sembilan puluh sembilan ekor domba betina, sedangkan aku hanya punya satu. Namun ia meminta agar satu-satunya dombaku itu juga diberikan kepadanya. Ia menekan aku dengan perkataannya.” Mendengar itu, Nabi Daud segera menanggapi:
“Sungguh ia telah berbuat zalim kepadamu dengan meminta dombamu. Banyak orang yang berbuat aniaya terhadap saudaranya kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh.”

Namun setelah berkata demikian, Nabi Daud tersadar bahwa ini adalah ujian dari Allah. Ia langsung memohon ampun dan bersujud, menyadari bahwa manusia mudah tergesa-gesa dalam mengambil keputusan tanpa mendengarkan kedua belah pihak secara adil. Allah kemudian mengampuni Nabi Daud dan tetap menjadikannya hamba yang mulia.
Dari kisah ini, domba menjadi perantara ujian yang Allah berikan kepada seorang nabi sekaligus raja besar. Hewan kecil yang tampak sederhana, ternyata bisa menguji keadilan seorang pemimpin. Nabi Daud belajar bahwa seorang hakim tidak boleh tergesa-gesa, tetapi harus bijak, sabar, dan mendengarkan semua pihak sebelum memutuskan perkara.

Domba dalam cerita ini juga memberi pelajaran tentang sifat manusia yang rakus. Ada orang yang sudah memiliki banyak, tetapi masih ingin mengambil yang dimiliki orang lain. Keserakahan seperti itu hanya membawa kerugian di dunia dan akhirat.
Pesan Moral: Kisah domba pada masa Nabi Daud mengajarkan bahwa pemimpin harus adil dalam memutuskan perkara. Jangan tergesa-gesa, dan jangan hanya mendengar satu pihak. Selain itu, kita juga diingatkan untuk tidak serakah. Apa yang Allah berikan sudah cukup, dan keserakahan hanya membuat hati tidak pernah puas. Dari seekor domba, kita belajar tentang keadilan, kesabaran, dan bahaya keserakahan.
==================================================================
Garahan, 18 Oktober 2025 / Sabtu, 25 Rabiul Akhir 1447, 06.55 WIB
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
