Jumari Tito, S.Pd, M. Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kubu-kubuan (T.606b)

Kubu-kubuan (T.606b)

Dengan penuh semangat seorang guru berangkat dari rumahnya bersama kedua anaknya yang juga bersekolah di tempat itu, seperti biasanya anak-anaknya sebelum berangkat sekolah mencium tangan ibunya dan berdoa keluar rumah. Senyum tersebar sepanjang perjalanan dengan hembusan angin pegunungan yang menyejukkan dan jalan raya yang tidak begitu ramai.

Setiap hari ia melihat siswanya yang sedang bermain di halaman sekolah dan menyambut Para guru yang baru datang. setiap harinya penampakan guru dan siswa begitu harmonis, Para guru berjuang mendidik generasi penerus bangsa dan agama. Mereka datang dengan niat yang sama, mengabdi kepada Allah mengharap Ridho dari-Nya melalui pendidikan. Itu terjadi beberapa tahun lalu sejak kepala sekolah digantikan oleh pihak yayasan. Seiring waktu yang begitu cepat, guru ini merasakan kelainan dari tahun-tahun sebelumnya, ada satu pergeseran yang signifikan menciptakan sebuah celah bahkan membuat satu lubang sosial yang telah disadari olehnya.

Terciptalah dan muncul kelompok-kelompok minor di antara mereka, kubu-kubu yang terbentuk karena kedekatan, kesamaan pandangan, atau kebersamaan dalam kegiatan tertentu. Yang lebih mengangetkan dirinya mereka yang membuat kubu selalu menyalahkan kubu lainnya berdasarkan Like dan Dislike lupa dengan niat sebelumnya yaitu mengabdikan diri untuk sekolah. Awalnya, para guru tergabung dalam kekompakan. Mereka saling membantu menyiapkan segala sesuatu, menguatkan ketika ada masalah pribadi atau beban kerja yang berat. Dalam satu sekolah tumbuh rasa persaudaraan yang hangat salah satunya dengan adanya anjangsana antar guru kerumah masing-masing dalam satu bulan.

Kini, batas-batas anatr kelompok semakin terasa. Percakapan di ruang guru mulai terbagi. Ada yang lebih nyaman berbincang dengan kelompoknya saja. Ketika ada rapa bulan, pandangan sering terpecah bukan lagi berdasarkan ide terbaik, melainkan dari kelompok mana ide berasal. Rasa kebersamaan perlahan memudar. Yang dulunya satu tujuan kini seakan terbagi menjadi sebuah Negara di atas Negara, terlihat jelas garis tak terlihat dan menjadi benang kusut yang belum bisa terurai.

Akhir-akhir ini dampaknya mulai terasa. Komunikasi antar-guru tidak seindah dahulu. Sering kali terjadi benturan pendapat ketika ada rapat bulan juga dalam kehidupan sehari-hari. Begitulah yang dilihat oleh guru itu bukan lagi dari kacamata darinya akan tetapi kenyataan itu sudah ada didepan mata dan harus dicarikan jalan keluarnya, Jangan sampai perpecahan ini sampai berlarut-larut dan menemukan jalan buntu yang berakibat keharmonisan guru menjadi penyakit yang akut.

Bukan hanya guru satu ini yang merasakan dilema ini, Kepala sekolah pun menyadari hal itu, selalu mengingatkan kepada salah satu kubu untuk tidak berbuat ulah yang dapat menciptakan permusuhan, Kepala Sekolah mengajak semua guru berkumpul bukan untuk menegur, tetapi untuk mengingatkan kembali, bahwa sekolah ini hanya akan kuat jika semua guru berjalan dalam satu arah, ia berkata dengan lembut

 “Berbeda pendapat itu wajar, tapi jangan sampai perbedaan membuat kita saling menjauh. Kita ini satu keluarga besar, satu niat, satu tujuan.”

Dalam detik ini masih belum ada jalan keluarnya karena satu guru menjadi duri dalam daging yang merusak tatanan keharmonisan sekolah. Sang Guru ini mencari solusi yang tidak menyakiti salah satu kubu sehingga nafas persaudaraan akan kembali menerangi sekolah.

=================================================================

Garahan, 21 Oktober 2025 / Selasa, 28 Rabiul Akhir 1447 H, 21.40 WIB

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post