Dua Judul artikel untuk Bupati Jember (T.637a)
Dua tulisan sederhana saya kini terpahat dalam sebuah buku antologi bertajuk “Mewujudkan Jember Kabupaten Literasi, Melangkah Maju bersama Gus Fawait”, yang disusun bersama Tim Ikatan Pendidik Penulis (IPP) Jember. Dua karya tersebut berjudul:
“Harapan Bacaan Bermutu untuk MI Swasta”
“Gebrakan Besar di Awal Kepemimpinan”
Kedua tulisan ini lahir bukan sekadar sebagai karya tulis, tetapi sebagai ungkapan doa dan harapan seorang guru Madrasah Ibtidaiyah di ujung timur Kabupaten Jember. Doa yang tumbuh dari kegelisahan, kerja lapangan, dan cinta kepada pendidikan desa terutama bagi madrasah yang sering kali berada di pinggiran, namun tetap kokoh berdiri menjaga cahaya ilmu.
Harapan itu saya sampaikan kepada Bupati Jember, Gus Fawait, sebagai pemimpin yang dinantikan mampu membawa perubahan nyata. Masyarakat Jember, terutama yang berada jauh dari pusat kota, bermimpi agar akses pendidikan, literasi, dan fasilitas belajar tidak lagi menjadi kesenjangan. Madrasah yang selama ini dikenal sebagai benteng moral dan karakter layak menjadi prioritas utama dalam pembangunan sumber daya manusia.
Namun tentu saja, saya tidak berjalan sendiri. Ada banyak pendidik yang memiliki harapan serupa. Para guru yang tergabung dalam Ikatan Pendidik Penulis Jember (IPP Jember) terus menyalakan semangat literasi melalui karya dan gerakan nyata. Setiap guru mempunyai kisah, doa, dan perjuangannya masing-masing, tetapi kami dipersatukan oleh satu keyakinan: literasi adalah jalan perubahan.
Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya saya haturkan kepada Mas Eko Prasetyo, yang menjadi inspirator, motivator, fasilitator, sekaligus pemimpin Redaksi Media Guru Indonesia. Tanpa bimbingan dan semangat beliau, mungkin banyak suara guru yang tetap terpendam, tidak tersampaikan kepada publik, apalagi kepada pemimpin daerah.
Tak lupa, penghargaan saya tujukan kepada teman-teman IPP Jember: Juhrowiyah, Narsono, Fazah Ni'matul Khoiroh, Agustini, Hermin, Zaenul Fattah, Ummi, Royhana, Tita, Rini, Lyra Praningtyas, Rosihan Ari Wibowo, Utami, Dewi Sri Wahyuni, Siti Nurhakimi, Heny Ratna, Yuli, Feri, Unshita, dan semua teman-teman yang bersama-sama menjaga api literasi tetap menyala.
Sayapercaya, dari tangan-tangan pendidik inilah perubahan dapat lahir. Dari desa terpencil sekalipun, suara seorang guru tetap mampu menggetarkan ruang keputusan.
IPP Jember, Menyalaaaa…!!!
=================================================================
Garahan, 23 November 2025 / Ahad, 1 Jumadil Akhir 1447 H, 16.42 WIB



Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
