Jumari Tito, S.Pd, M. Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Episode 19 Dukungan Ibu (T.724)

Episode 19 Dukungan Ibu (T.724)

Malam itu, Ibu duduk di ambang pintu kamar, memperhatikan Fathir yang masih menunduk di depan kertas putih. Lampu minyak berpendar kecil, cukup untuk menampakkan serpih krayon hijau di atas meja. Ibu tidak langsung bertanya. Ia tahu, ada kegelisahan yang sedang berjuang mencari kata.

 

 

Beberapa saat kemudian, Ibu mendekat dan duduk di sampingnya. Tangannya yang hangat merapikan ujung kertas yang terlipat. “Kenapa tidak digambar nak?” tanya Ibu pelan, bukan menuntut, hanya menemani.

 

Fathir menarik napas.

 

“Krayonnya hampir habis, Bu. Takut nanti tidak bisa menulis lagi.”

 

Ibu tersenyum kecil. Senyum yang tidak menyuruh, tidak pula menghakimi. Ia mengambil serpih krayon itu, menatapnya sejenak, lalu meletakkannya kembali di telapak tangan Fathir. “Kalau disimpan terus, ia tetap kecil,” kata Ibu lembut. “Tapi kalau dipakai dengan niat baik, meski habis, jejaknya tinggal di hatimu.”

 

 

Fathir mengangkat wajah. Matanya bertemu dengan mata Ibu yang penuh tenang. “Menulis itu bukan soal panjang krayon,” lanjut Ibu. “Tapi tentang kejujuran tangan dan lurusnya niat. Kalau niatmu baik, Allah tahu. Dan itu cukup.”

 

Hening kembali turun, kali ini tidak berat. Fathir menunduk lagi bukan karena takut, melainkan karena mengerti. Ia merapikan kertas, menenangkan napas, dan memegang krayon hijau itu dengan keyakinan baru.

 

Di luar, malam semakin sunyi. Di dalam, sebuah keberanian kecil tumbuh ditopang oleh doa, ketulusan, dan nasihat seorang ibu yang memahami arti cukup.

===============================================================================================

Garahan, 08 Februari 2026 / Ahad, 20 Sya'ban 1447 H, 21.11 WIB

 

 

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post