Jumari Tito, S.Pd, M. Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Episode 21 Hari Perlombaan (T.726)

Episode 21 Hari Perlombaan (T.726)

Hari yang ditunggu itu akhirnya tiba. Langit pagi tampak lebih cerah dari biasanya, seolah ikut menyaksikan langkah-langkah kecil yang berangkat membawa harapan. Di halaman madrasah, beberapa siswa sudah berkumpul lebih awal. Ada yang membawa kotak alat tulis baru, ada yang memegang map besar dengan hati-hati, ada pula yang tampak mengulang gerakan tangan di udara, membayangkan garis yang akan mereka buat.

 

          Fathir datang seperti biasa tanpa suara, tanpa tergesa. Tas kain cokelat itu menggantung di bahunya. Jahitan-jahitannya tetap setia menahan beban sederhana yang dibawanya. Di dalamnya, hanya ada kertas yang ia pilih sendiri dan serpih krayon hijau yang kini nyaris tak berbentuk. Ia membungkusnya dengan lipatan kertas kecil agar tidak hilang.

 

 

Sebelum masuk kelas, Fathir berhenti sejenak di bawah pohon di halaman madrasah. Ia menarik napas pelan. Udara pagi terasa sejuk di dadanya. Tangannya menyentuh tas, memastikan semuanya ada di tempatnya. Bukan alat yang ia periksa melainkan niat.

 

          Di ruang lomba, meja-meja telah disusun rapi menghadap ke depan. Cahaya matahari masuk melalui jendela-jendela kayu, jatuh lembut di atas kertas-kertas putih yang masih kosong. Suasana hening, berbeda dari hari-hari biasa. Bahkan suara langkah kaki terasa lebih pelan.

 

          Fathir duduk di bangku yang ditentukan panitia. Ia mengeluarkan kertasnya sendiri, lalu membuka lipatan kecil yang menyimpan krayon hijau itu. Serpih kecil itu tampak begitu sederhana di atas meja kayu, hampir tak terlihat jika tidak diperhatikan dengan sungguh-sungguh. Namun di mata Fathir, itu cukup.

 

          Ustadz Saiful berdiri di depan ruangan, memberi penjelasan singkat. Suaranya tenang, seperti angin pagi yang tidak memaksa tetapi terasa. Ketika pandangan beliau menyapu ruangan, sejenak berhenti pada Fathir. Tidak ada kata, hanya senyum tipis yang menenangkan.

 

 

Aba-aba dimulai. Ruangan menjadi sunyi. Beberapa siswa langsung bergerak cepat. Tinta dibuka, pena dicelupkan, garis ditarik dengan percaya diri. Suara alat tulis bersentuhan dengan kertas mengisi ruang yang tenang itu.

 

Fathir belum bergerak.

 

          Ia menatap kertas putih di depannya. Untuk sesaat, dunia terasa mengecil hanya sebesar bidang itu. Ia meletakkan serpih krayon di antara jari-jarinya dengan hati-hati. Ukurannya begitu kecil hingga hampir tersembunyi di genggamannya.

 

Ia menutup mata sejenak. Terbayang wajah ibunya, Terdengar kembali nasihat yang sederhana teringat doa di malam sunyi. Perlahan, ia membuka mata  Garis pertama ditarik tidak lurus sempurna namun mantap tidak tebal, mamun hidup.

 

          Hijau itu kembali hadir di atas kertas putih tenang, sederhana, dan jujur.

 

Di tengah ruangan yang dipenuhi berbagai warna dan alat baru, satu garis hijau kecil tumbuh dengan keyakinan yang tidak terlihat oleh mata, tetapi terasa oleh hati.

 

Dan untuk pertama kalinya, Fathir tidak lagi memikirkan apakah ia akan menang.

 

Ia hanya ingin menulis dengan benar. Karena hari itu bukan sekadar hari perlombaan. Hari itu adalah hari ketika ia membawa seluruh perjalanannya tas kain cokelat, serpih krayon, doa ibunya, dan niat yang dijaga ke dalam satu lembar kertas putih.

 

===================================================================

Garahan, 10 Februari 2026 / Selasa, 22 Sya'ban 1447 H, 08.28 WIB

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post