Bakso sesungguhnya (T.764)
Aroma Lebaran 1447 H masih terasa hangat dan semerbak bagai bunga melati yang harum semerbak. Hilir mudik para pengendara motor dan mobil menghiasi jalan raya bahkan di pelosok kampung yang terdalam ramai lalu lalang hanya untuk bersilaturahmi agar tetap terjaga.
Dari meja ruang tamu sampai meja makan di dapur dipenuhi dengan kue kering, kue basah dan kue tradisional. Berbagai masakan berat Opor ayam, gulai, rendang, sate, rawon dan satu lagi yang menghiasi dapur yaitu Bakso. Masakan ini sudah beberapa tahun ini menghiasi bulan Syawal atau Lebaran penuh kebahagiaan.
Anehnya dari berbagai bakso yang tersedia di meja makan tiap rumah rasanya berbeda-beda, entah bumbu, pentol, kuah, atau berbagai toppingnya sangat berbeda dari olahan yang tersedia di Rumah makan, restoran atau warung bakso lainnya. Mengapa demikian?
Inilah tips cara membuat Bakso/Pentol yang kenyal dan nikmat. Daging sapi tidak perlu yang premium, Daging sapi yang dibuat bakso adalah bagian paha dan punggung. Daging sapi yang telah di potong beberapa bagian kecil di tumbuk dan dipukul-pukul secara intens dengan menggunakan sepotong besi di atas telenan raksasa seperti belahan kayu besar yang dipotong horizontal.
Ada proses sains pukulan berulang kali dan terus menerus saat memukul daging sapi. Proses ini bertugas mengikat serat protein alami daging secara paksa protein Miosin yang keluar akan saling mengunci menciptakan jaring-jaring alami yang membuat adonan menjadi super padat dan kenyal tanpa ada tepung tanpa bahan kimia hanya kekuatan tangan yang mengekstraksi kelezatan murni dari serat daging sapi. Inilah definisi bakso yang sebenarnya.
Untuk menjaga kualitas bakso yang sebenarnya perlu menjaga kualitas daging sapi, konsistensi dalam mengolah daging. Dahulu pernah saya lakukan ketika bapak berdagang bakso keliling dari kampung satu ke kampung lainnya membantu bapak memukul-mukul daging sapi sampai serat-serat daging halus tanpa ada gumpalan daging tersisa. Selanjutnya, Daging sapi yang telah halus ditambahkan tepung terigu dan tapioka dengan komposisi yang sesuai sehingga menghasilkan bakso yang siap dijual dan dipasarkan.
Apabila mau dikonsumsi sendiri dapat di aplikasikan cara membuat bakso seperti yang telah dipaparkan di atas sehingga dapat menikmati rasa bakso yang berkualitas, kenyal dan nikmat. Selamat mencoba.
=================================================================
Garahan, 26 Maret 2026 / Kamis, 7 Syawal 1447 H, 10.19 WIB

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
