Jumari Tito, S.Pd, M. Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Terhenyak karena MBG (T.753)

Terhenyak karena MBG (T.753)

Lagi-lagi berita mengabarkan tentang Makan Bergizi Gratis yang kurang layak di makan oleh anak bangsa, alih-alih membantu mencerdaskan anak bangsa ternyata makanan yang disajikan kembali ditolak oleh pihak sekolah.

Salah satu sekolah menolak MBG adalah SMA 1 Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menyatakan denga tegas menolak paket makanan program MBG yang dislaurkan ke sekolah tersebut. Mengapa mereka menolak? Apakah tidak standard makanan yang disajikan? Apakah makanan tidak sesuai harga? Apakah tidak sesuai dengan kebutuhan gizi?

Tentunya Guru dan Siswa mempunyai alasan yang kuat menolak MBG yaitu menu yang diterima dinilai jauh dari standard gizi yang diharapkan dan dianggap tidak sebanding dengan anggaran program yang telah dialokasikan.

Kasus di atas salah satu potret kehidupan di Negara kita yang gemah ripah loh jinawi namun masih ada penyalahgunaan anggaran yang tidak sesuai dengan SOP dari BGN (Badan Gizi Nasional) hanya mementingkan laba semata dan menelantarkan nilai gizi yang telah di rekomendasikan.

Belum lagi kasus siswa yang keracunan dengan gejala Diare dan mual-mual yang berujung membludaknya rumah sakit daerah akibat keracunan MBG dan sudah dipastikan akibat Human error, sengaja atau tidak sengaja pastilah berujung minta maaf dari pihak SPPG. Kehigenisan menjadi faktor utama apabila terjadi keracunan,

Apa yang dilakukan oleh guru dan siswa SMA 1 Rasau Jaya perlu di acungkan jempol sehingga SPPG bisa berbenah diri untuk menyajikan makanan bergizi sesuai dengan rekomendasi BGN. Selain itu, Satgas MBG Kabupaten perlu turun tangan untuk mengetahui kelaiakan menu, standard dapur MBG, atau apapun yang bersinggungan dengan Program MBG seperti yang dilakukan Satgas MBG Kabupaten Jember dengan terjun langsung ke Dapur MBG yang bermasalah dari laporan masyarakat Jember melalui media Wadul Guse, walaupun tidak semua Dapur SPPG bermasalah setidaknya ada kerja nyata dari pihak kabupaten untuk menyelidiki, mengawasi dan menelaah Dapur MBG agar lebih baik lagi.

=================================================================

Garahan, 15 Maret 2026 / Ahad, 24 Ramadhan 1447 H, 00.24 WIB

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post