Riswo M.Si

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Puisi Lampung (CORONA)

Bumi semakin tuha

Gedung pencakakh langit semakin mekhajalela

Hingakh bingakh musik jama mesin memekakkon cuping

Dag…dug….dag….dug…dag….dug….dag….dug…

Ngong…ngong…ngomg…ngong…ngong...

Ya Tuhan...

Nyak butuh istirahat sekhebok

Nyak buya ya Tuhan...

Tekhus Iya ngedengi du’a-du’aku

Iya mengikhim bala tentakhane

Hus...

Pepepepepepep...

Khibuan nyawa kecicekhan mak buhakhga

Oh Corona…..

Niku khatong secakha tiba-tiba

Kekhatonganmu ngeguncangkon dunia

Niku lebih tekhkenal anjak penyanyi dangdut

Bahkan ngelebihi bintang hollywood

Oh Corona…

Siapa si mak kenal jama niku

Wujud mawat kidang jenganmu nyata

Semisal niku tandok kontes pilkada

Khadu bakhang tentu nikulah pemenangne

Oh Corona….

Niku khepas puakhi sikam tekhcinta

Mu akuk jiwa-jiwa si mak bu dusa

Mu pisahkon anak jama ulun tuha

Niku nyanik sanak mak ngidok induk jama amak

Andaikon niku pandai

Kekhatonganmu khadu ngekhubah bahagia menjadi sengsakha

Pudak si geha cekhia mu sanik jadi mendekhita

Khadu barang tentu niku haga cawa

Nyak haga sikhna

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post