KI HAJAR DEWANTARA
Oleh : Riswo
Tiga ratus lima puluh tahun sudah
Hidup dalam kungkungan penjajah
Pekikan takbir mengiringi cucuran darah
Membasahi negeri yang kaya nan berlimpah
Negeri yang kaya kini telah berubah
Menjadi sebuah negeri yang tak tentu arah
Darah mendidih memicu amarah
Dari seorang putra yang mencintai tumpah darah
Ki Hajar Dewantara memegang amanah
Berdirilah Sekolah Taman Siswa, dari Yogyakarta
Sebagai tonggak sejarah perjuangan bangsa
Kebodohaan yang menyandra putra putri bangsa
Terkikis bersama cita-cita Ki Hajar Dewantara
Babak baru perjuangan kaum intelektual mulai bangkit
Diiringi pekik takbir membubung ke langit
Kobar perjuangan semakin sengit
Kaum penjajah semakin terjepit
Di Lampung
Lahirlah Radin Intan II sang pejuang ulung
Walau ganasnya racun mengoyak jantung
Ia rela mati muda demi Lampung
Terima kasih pahlawan ku Radin Intan II
Terima kasih jasa mu sang pelopor pendidikan Ki Hajar Dewantara
Ing ngarso sung tulodo, ing madya mangun karso, tut wuri handayani, kami punya pedoman dalam jiwa
Ki Hajar Dewantara, nama mu kan kami kenang sepanjang masa
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
