Riswo M.Si

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Koneksi Antarmateri - Modul 2.3

Koneksi Antarmateri - Modul 2.3

Oleh : Riswo

Saya sangat senang sekali telah mempelajari dan memahami materi pada Modul 2.1, yaitu Pembelajaran Berdiferensiasi, dan modul 2.2 tentang Pembelajaran Sosial dan Emosional (PSE) dan yang terahir adalah modul 2.3 tentang Coaching untuk Supervisi Akademik.

Sebelum saya mempelajari modul 2.1, saya belum mengenal sama sekali tentang Pembelajaran Berdiferensiasi tersebut. Dimana pembelajaran berdiferensiasi ternyata isinya tentang pembelajaran yang mengakomodir kebutuhan belajar murid. Guru memfasilitasi murid sesuai dengan kebutuhannya. Karena setiap murid memiliki karakteristik yang berbeda-beda sehingga tidak dapat diperlakukan sama.

Hal ini sejalan dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara yang mengatakan bahwa peserta didik itu diibaratkan seperti benih. Benih akan tumbuh dan berkembang sesuai kodrat alam dan kodrat jamannya.

Dengan kata lain pembelajaran berdiferensiasi adalah pembelajaran yang memberi keleluasaan pada siswa untuk meningkatkan potensi dirinya sesuai dengan kesiapan belajar, minat, dan profil belajar siswa tersebut. Pembelajaran tidak hanya berfokus pada produk pembelajaran, akan tetapi juga fokus pada proses dan konten materi.

Dimana pembelajaran berdiferensiasi ini meliputi:

1. Pembelajaran berdiferensiasi konten

2. Pembelajaran berdiferensiasi Proses

3. Pembelajaran berdiferensiasi Produk

Dalam pembelajaran berdiferensiasi ini guru dapat mengelompokan peserta didiknya menjadi tiga kelompok, yaitu:

1. Peserta didik berpemahaman tinggi

2. Peserta didik perpemahaman sedang

3. Peserta didik berpemahaman rendah.

Tujuan pengelompokan ini untuk memudahkan guru dalam memberikan pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didiknya.

Ciri-ciri pembelajaran berdiferensiasi yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Bersifat proaktif

2. Menekankan kualitas dari pada kuantitas

3. Berakar pada asesmen

4. Menyediakan berbagai pendekatan

5. Berorientasi pada peserta didik

6. Campuran dari pembelajaran individu

7. Bersifat hidup

Tentang Pembelajaran Sosial dan Emosional, bertujuan menguatkan paradigma dan praktek pembelajaran yang berpihak pada murid. Pembelajaran Sosial dan Emosional (PSE), untuk mendorong tumbuh kembangnya murid secara holistik.

Ada 5 Kompetensi Sosial dan Emosional, yaitu:

1. Kesadaran diri

2. Manajemen diri

3. Kesadaran sosial

4. Ketrampilan berelasi

5. Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.

Mengeksplorasi Pembelajaran Sosial dan emosional melalui 4 indikator, yaitu:

1. Pengajaran eksplisit

2. Integrasi dalam praktek mengajar, guru dan kurikulum akademik

3. Penciptaan iklim kelas dan belajar sekolah,

4. Penguatan KSE pendidikan dan tenaga kependidikan melalui keteladanan, proses belajar dan kolaborasi dengan seluruh komunitas sekolah.

Sedangkan pada materi Coaching untuk Supervisi Akademik saya mendapat pengalaman baru. Dimana saya bersama rekan CGP lainnya mempraktekan sebagai Coaching, Coachee dan juga sebagai pengamat. Hal ini merupakan pengalaman baru yang sangat berharga sekali bagi saya.

Coaching adalah proses kolaborasi yang berfokus kepada solusi, berorientasi pada hasil dan sistematik, dimana Coach memfasilitasi peningkatan atas performa kerja pengalaman hidup, pembelajaran diri dan pertumbuhan pribadi dari Coachee.

Paradigma berpikir Coaching yaitu:

1. Fokus pada Coachee yang akan dikembangkan

2. Bersikap terbuka dan ingin tau

3. Memiliki kesadaran diri yang kuat

4. Mampu membuat peluang baru dan masa depan

3 Prinsip Coaching adalah:

1. Kemitraan

2. Proses kreatif

3. Memaksimalkan potensi

Ada pun alur yang digunakan untuk Coaching adalah alur TiRTA yang artinya air. Dimana TIRTA itu sendiri singkatan dari

1. Tujuan

2. Identifikasi

3. Rencana aksi

4. TAnggung jawab.

Keterkaitan keterampilan coaching dengan pengembangan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran dimaksud untuk mendukung pembelajaran demi membantu dalam meraih tujuan pembelajaran yang profesional, sehingga peserta didik dapat terlayani semua kebutuhannya dengan baik.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post