Janji di Kertas Tua
Karya : Riswo
Negeri ini menyimpan hutang padanya
Namun terbayar hanya dengan sisa kata
Janji sejahtera tinggal fatamorgana
Diganti kontrak paruh waktu, tanpa makna
Ia bukan batu yang bisa diganti rupa
Ia bukan sekadar angka di daftar absen pagi
Ia adalah bara yang membakar gulita
Namun dianggap sebatas lilin yang mudah mati
Puluhan tahun mencetak pemimpin
Membangun negeri dari butir-butir ilmu
Balasannya selembar tanda tangan palsu
Gelar , “Pegawai Paruh Waktu,”' di ujung usia yang rapuh
Di ruang guru, senyumnya adalah perisai
Menyembunyikan luka di balik buku harian yang usang
Ia tahu, meski bangsa ini abai
Murid-muridnya akan menjadi saksi yang tak lekang
Dan kelak, sejarah akan menuliskan
Guru itu tak pernah berhenti mengajar
Bahkan ketika bangsa ini berhenti belajar
Menghargai sebuah pengabdian
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
